Dua Bayi Kembar di China Punya Ayah Biologis Berbeda, Kok Bisa?

Kompas.com - 28/03/2019, 16:32 WIB
Ilustrasi bayi kembar SHUTTERSTOCKIlustrasi bayi kembar

"(Manusia di sisi lain), bukan yang terbaik dalam pengembakbiakan (dengan cara ini)," imbuhnya dikutip dari The Guardian, Selasa (11/12/2019).

Cara Terjadi Pada Manusia

Menurut Jason Kasrarie, ketua Asosiasi Ahli Embriologi Klinis, ada dua cara kemungkinan fenomena ini terjadi pada manusia.

Pertama, ketika seorang perempuan melakukan hubungan seks dengan pasangan berbeda yang terpisah dalam rentang waktu sangat singkat. Artinya, perempuan tersebut melepaskan dua sel telur sekaligus.

Baca juga: Paling Langka di Dunia, Bayi Kembar dari 1 Sel Telur dan 2 Sperma

Kedua, perempuan tersebut melepaskan dua sel telur secara terpisah beberapa hari tapi masih dalam siklus reproduksi yang sama.

Untuk diketahui, sel sperma biasanya bisa bertahan selama beberapa hari di saluran reproduksi perempuan. Itu memungkinkan ketika perempuan berhubungan seks dengan pria lain, terjadi dua pembuahan.

"(Apa pun itu), ini sangat tidak biasa," ujar Carrol.

"Itu semua menambah banyak keanehan yang terjadi dalam siklus reproduksi yang sama," sambungnya.

Sayangnya, karena langkanya fenomena ini, hanya ada dua studi sejauh ini yang membahas superfekundasi heteropaternal. Keduanya ditulis di awal 1990-an.

Seorang penulis mengklaim bahwa satu dari 400 pasang kembar fraternal (yang muncul dari dua telur) sesuai dengan deskripsi. Penulis kedua menempatkan angka pada satu dari 13.000 kasus ayah.

Kedua penelitian itu menunjukkan bahwa kita tidak mengetahui dengan benar seberapa langka kasus ini. Apalagi, kasus macam ini baru bisa diketahui jika dilakukan tes DNA pada masing-masing anak kembar.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X