Ambisi AS Daratkan Astronot di Bulan Tahun 2024 Meski Tanpa NASA

Kompas.com - 27/03/2019, 19:40 WIB
Juli 1969, astronot Amerika Serikat, Edwin Buzz Aldrin, terekam di permukaan Bulan dekat bendera AS dalam misi Apollo 11. Aldrin merupakan orang kedua yang berjalan di Bulan setelah Neil Armstrong. Hulton Archive/Arsip KOMPASJuli 1969, astronot Amerika Serikat, Edwin Buzz Aldrin, terekam di permukaan Bulan dekat bendera AS dalam misi Apollo 11. Aldrin merupakan orang kedua yang berjalan di Bulan setelah Neil Armstrong.

KOMPAS.com - Wakil Presiden AS, Mike Pence, pada Selasa (26/03/2019) meminta NASA untuk meningkatkan usaha agar segera mendaratkan astronot di bulan dalam waktu lima tahun, "dengan cara apa pun."

"Sudah waktunya untuk melipatgandakan upaya kita," kata Pence saat pertemuan Dewan Antariksa Nasional di Huntsville, Alabama dikutip dari Fox News, Rabu (27/03/2019).

"Itu bisa terjadi, tetapi itu tidak akan terjadi kecuali kita meningkatkan kecepatan," tegasnya.

Pence memperingatkan bahwa jika NASA tidak dapat menempatkan astronot di bulan pada 2024, "kita perlu mengubah organisasi, bukan misinya."

Baca juga: Pesawat Antariksa NASA Temukan Molekul Air di Permukaan Bulan

Dia memperingatkan bahwa badan antariksa AS itu perlu berubah menjadi organisasi yang lebih efisien, atau kalau tidak itu akan digantikan oleh industri swasta.

"Kami tidak berkomitmen pada satu kontraktor. Jika kontraktor kami saat ini tidak dapat memenuhi tujuan ini, maka kami akan menemukan yang akan melakukannya," ujar Pence.

"Jika industri Amerika dapat memberikan layanan komersial yang kritis tanpa pengembangan pemerintah maka kami akan membelinya. Dan jika roket komersial adalah satu-satunya cara untuk membawa astronot Amerika ke bulan dalam lima tahun ke depan, maka itu akan dilakukan dengan roket komersial," sambungnya.

Administrator NASA Jim Bridenstine meyakinkan Pence bahwa NASA akan bekerja keras untuk memenuhi tenggat waktu. Bridenstine mengungkapkan keyakinan bahwa Space Launch System (SLS) akan siap untuk pekerjaan itu.

Ilmuwan planet Alan Stern dari Southwest Research Institute mengatakan tengat waktu 2024 bisa dipenuhi asalkan upaya percepatan didanai dengan benar dan sistem ruang komersial sepenuhnya dianut.

Tetapi para ahli dari luar skeptis bahwa tujuan tersebut dapat dicapai. Salah satunya adalah Jonathan McDowell dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Fox News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X