Polusi Udara Bunuh Lebih Banyak Orang Dibanding Merokok

Kompas.com - 14/03/2019, 17:35 WIB
Ilustrasi polusi udara nicoletaionescuIlustrasi polusi udara

Sebagai informasi, polusi udara diperkirakan telah menyebabkan 64.000 kematian di Inggris pada 2015, termasuk 17.000 kasus fatal penyakit jantung dan arteri.

Lebih dari 29.000 kematian Inggris lainnya juga terkait dengan polusi udara disebabkan oleh berbagai kondisi seperti kanker, diabetes dan penyakit paru-paru kronis.

Ini berarti pengurangan harapan hidup rata-rata sekitar 1,5 tahun di Inggris. Namun angka ini masih jauh lebih rendah dibanding beberapa negara Eropa lainnya.

Baca juga: 50 Persen Kematian Akibat Polusi Udara Disebabkan Mesin Diesel

Rekan penulis Profesor Jos Lelieveld, dari Max-Planck Institute for Chemistry di Mainz, mengatakan, "Tingginya jumlah kematian ekstra yang disebabkan oleh polusi udara di Eropa dijelaskan oleh kombinasi kualitas udara yang buruk dan populasi yang padat, yang mengarah pada paparan itu adalah yang tertinggi di dunia."

Di Jerman, polusi udara dikatakan bertanggung jawab atas 124.000 kematian tambahan pada 2015 dan 2,4 tahun harapan hidup yang hilang. Diperkirakan 81.000 orang terbunuh oleh polusi udara di Italia.

Mereka meminta Uni Eropa untuk mengadopsi batas keselamatan yang lebih ketat untuk PM2.5 yang ditetapkan oleh WHO. Apalagi kini tingkat polusi udara di Eropa dua kali lipat tingkat aman yang ditetapkan oleh badan kesehatan dunia itu.

"Banyak negara lain, seperti Kanada, AS dan Australia, menggunakan pedoman WHO," kata Profesor Munzel.

"Uni Eropa tertinggal jauh dalam hal ini," tegasnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X