Kompas.com - 26/02/2019, 20:01 WIB
Hiu putih raksasa (Carcharodon carcharias) Wikimedia CommonsHiu putih raksasa (Carcharodon carcharias)

KOMPAS.com - Sekelompok ahli Internasional baru saja melakukan dekode genom hiu putih dan menemukan petunjuk yang dapat membantu pengobatan kanker manusia.

Tim yang dipimpin oleh para peneliti Nova Southeastern University (NSU) di Fort Lauderdale, Florida, menemukan bahwa DNA hiu telah berevolusi menjadi lebih stabil dan toleran dibanding kerusakan DNA manusia.

"Ketidakstabilan genom adalah masalah yang sangat penting untuk berbagai penyakit serius pada manusia," kata Dr Mahmood Shivji dari NSU yang menjadi pemimpin studi.

"Sekarang kita menemukan bahwa alam telah mengembangkan strategi jitu untuk menjaga stabilitas genom dalam hiu yang memiliki ukuran besar dan berumur panjang," sambung Shivji.

Baca juga: Genetik, Rahasia Hiu Putih Bisa Sembuhkan Luka dan Anti-Kanker

Melansir Bio News, Senin (25/2/2019), Shivji dan timnya melihat banyak perubahan positif dan adaptif dalam sekuens gen DNA hiu. Hal itu diketahui berguna untuk stabilitas genetik, termasuk gen perbaikan DNA.

Mereka memperhatikan banyaknya urutan genetik yang bernama Line, yakni gen pelompat atau elemen transposabel yang bergerak di sekitar genom dan dapat menciptkan mutasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Line ini dapat memberi manfaat untuk keragaman genetik dan juga ancaman yang berhubungan dengan kanker.

Dengan Line yang dominan, ukuran tubuh hiu bisa menjadi besar dan memiliki umur panjang, setidaknya bisa sampai berusia 70 tahun. Namun, hiu juga menghadapi risiko mengalami mutasi genetik, termasuk mengidap kanker.

Hewan yang memiliki tubuh besar seperti paus atau gajah diperkirakan rentan mengidap kanker dibanding manusia, tapi nyatanya hal ini tidak terbukti.

Penelitian yang dilakukan Universitas Chicago di Illinois pada 2018 justru menunjukkan bahwa gajah dapat memanfaatkan gen penekan tumor yang tidak aktif. Hal ini berkontribusi menjelaskan paradoks mengapa hewan besar tidak memiliki peluang lebih besar terserang kanker.

Halaman:


Sumber Bio News
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.