Kompas.com - 18/02/2019, 17:35 WIB
Calon Presiden Nomor Urut 1, Joko Widodo dan no urut 2, Prabowo Subianto bersalaman usai Debat Kedua Calon Presiden, Pemilihan Umum 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019). KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOCalon Presiden Nomor Urut 1, Joko Widodo dan no urut 2, Prabowo Subianto bersalaman usai Debat Kedua Calon Presiden, Pemilihan Umum 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019).

"Pilihannya adalah apakah mereka membayar ganti rugi? Menggusur masyarakat dengan bantuan aparat penegak hukum atau membiarkannya begitu saja? Ini hal yang kerap menimbulkan konflik!" kata Jefri.

Sayangnya, menurut Jefri, hingga kini persoalan semacam itu belum mendapatkan penyelesaian yang komprehensif.

Dia juga mempertanyakan kenapa pemerintah sampai menerbitkan lahan di atas lahan masyarakat yang sudah dihuni puluhan atau bahkan ratusan tahun?

Harapan 5 Tahun ke Depan

Dia menegaskan, "Baiknya sih, 5 tahun ke depan, pemerintah fokus pada penyelesaian konflik lahan di kawasan hutan dan non hutan dengan memperhatian banyak aspek. Bukan hanya legalitas dan pengawasan, tapi juga secara historis, sosiologis dan antropologis."

Baca juga: Solusi Meningkatkan Minyak Sawit tanpa Perluasan Lahan

"Ini yang menjadi PR besar pemerintah ke depan," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jefri menyarankan pemerintah segera bisa menyelesaikan permasalahan semacam ini.

"Kalau ini bisa diselesaikan, termasuk soal kesejahteraan buruh, saya pikir produk CPO ini akan sustainable. Dan ketika mengembangkan biofuels, banyak pihak akan mendukung," ucapnya.

"Ini pun tentu dengan syarat tambahan, perusahaan produsen biofuels diwajibkan bermitra dengan petani sawit mandiri yang jumlahnya semakin besar," pungkas Jefri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.