Atasi Keputihan karena Kondom, Perusahaan Jepang Ganti Bahan Pelumas

Kompas.com - 12/02/2019, 20:03 WIB
Ilustrasi kondomMukhina1 Ilustrasi kondom

KOMPAS.com - Perusahaan kondom ternama asal Jepang, Sagami, telah merilis kondom tertipis di dunia yang tebalnya hanya 0,01 milimeter atau tepatnya 18 mikrometer. Kondom itu diberi nama Sagami Original 0.01.

Kondom ini menggunakan bahan sintetis bernama polyurethane yang diklaim aman dan sangat biokompatibel untuk tubuh manusia.

Hal tersebut setidaknya sudah teruji dan bisa diterima oleh tubuh manusia. Bahan ini pun digunakan sebagai bahan baku pembuatan pompa jantung palsu.

"Kami memastikan Sagami Original 0.01 juga tidak meninggalkan bau karena tidak ada kandungan protein di dalam bahan baku yang biasa menjadi sumber bau di kondom Latex. Selain itu ada juga Biokompatible dan dipastikan tidak beracun sehingga aman digunakan," terang Yananto Hendra selaku Direktur PT Aruman Abadi dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Selasa (12/2/2019).

Baca juga: Benarkah Pakai Kondom Picu Keputihan bagi Wanita? Ini Kata Dokter

Biokompatibel atau kemampuan material untuk menyesuaikan dengan kecocokan tubuh penerima menjadi salah satu syarat yang diacu Sagami untuk membuat kondom yang aman dan nyaman digunakan.

Yananto mengatakan, keluhan penggunaan kondom selama ini paling banyak dirasakan oleh wanita, salah satunya adalah keputihan usai berhubungan badan menggunakan kondom.

Menurut Yananto, keputihan itu disebabkan oleh residu pelumas dalam kondom berbahan karet.

Seperti diketahui, pelumas kondom karet terbuat dari minyak dan hal ini sulit untuk dihilangkan.

Sebagai gantinya, Sagami menggunakan pelumas kondom berbahan dasar air. Ini karena air lebih mudah terbasuh dan tak meninggalkan residu dibanding minyak.

"Lewat kondom ini, yang mulanya ada masalah atau keluhan, sekarang kendala itu tak ada lagi," ujarnya.

"Penggunaan kondom sekarang ini tidak hanya sekadar untuk kesehatan, namun juga sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Harapan kami dengan kehadiran Sagami Original 0.01 bisa meningkatkan kepuasan seks dan juga kesehatan masyarakat Indonesia melalui produk yang berkualitas dan aman bagi tubuh manusia," tutup Yananto.

Baca juga: Pakai Kondom Bikin Tak Nyaman, Benarkah?



Close Ads X