Benarkah Pakai Kondom Picu Keputihan bagi Wanita? Ini Kata Dokter

Kompas.com - 18/04/2018, 21:06 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.

KOMPAS.com - Sejumlah wanita mengeluhkan tidak nyaman berhubungan intim menggunakan kondom. Pasalnya, pemakaian alat penunda kehamilan tersebut dianggap bisa menyebabkan keputihan. Namun benarkah demikian?

Dokter spesialis kebidanan dan kandungan Rumah Sakit Pondok Indah, Grace Valentine, tidak menyangkal anggapan tersebut.

Menurut dia, pemakaian kondom memang bisa menyebabkan efek keputihan bagi beberapa wanita, terutama mereka yang sensitif terhadap protein pada bahan kondom yang terbuat dari pohon karet.

"Pada orang tertentu yang alergi lateks atau alergi bahan pelumas, kondom bisa bikin keputihan," ujarnya saat dihubungi Kompas.com pada Jumat, (13/4/2018).

Baca juga : Benarkah Hubungan Intim Bikin Vagina Melar? Dokter Menjelaskan

Keputihan yang disebabkan alergi kondom bisa muncul sesaat setelah kulit vagina bergesekan dengan kondom.

Respons reaksi juga dapat ditunjukkan setelah satu jam kontak langsung dengan kondom dengan keputihan sebagai tanda alergi sampingan. Tanda utamanya yakni ruam kemerahan di kemaluan disertai gatal atau bahkan perih seperti terbakar.

"Tanda lain bisa saja keluar cairan sekret vagina yg berlebih akibat alergi tersebut, keputihan," imbuhnya.

Jika sudah sampai memicu timbulnya keputihan, Grace menyarankan para perempuan segera menghentikan pemakaian kondom. Dia pun tidak bisa menawarkan alternatif kondom berbahan lain karena yang ada di pasaran, umumnya berbahan lateks.

Baca juga : Kasus Langka, Seorang Perempuan Terlahir Tanpa Vagina

Apabila tidak lekas menyetop penggunaan kondom, keputihan dikhawatirkan menjadi abnormal.

Bahkan, paparan kondom berulang bisa meningkatkan risiko gangguan kesehatan lain bagi orang yang alergi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X