Kompas.com - 18/01/2019, 12:00 WIB
Inilah tabel periodik tertua di dunia, usianya 140 tahun. Inilah tabel periodik tertua di dunia, usianya 140 tahun.

KOMPAS.com - Ahli kimia Alan Aitken mengaku telah menemukan tabel periodik tertua di dunia. Uniknya, benda itu ditemukannya secara tidak sengaja saat ia sedang membereskan gudang di bawah ruang kuliah kimia pada 2014.

Tabel periodik yang ditemukan di Universitas St Andrews, Skotlandia merupakan sebuah peninggalan bersejarah yang unik.

Untuk diketahui, tabel periodik merupakan tampilan unsur-unsur kimia dalam bentuk tabel yang disusun berdasarkan nomor atom, konfigurasi elektron, dan keberulangan sifat kimia.

Baca juga: Paparan Bahan Kimia Make Up Bikin Anak Perempuan Pubertas Dini

Aitken menemukan benda itu tersimpan di antara bahan kimia dan peralatan laboratorium yang berantakan. Dari bentuknya yang sangat rapuh, tabel itu diyakini sebagai salinan tabel periodik tertua di dunia.

Menurut ahli Universitas California yang menganalisis unsur kimia dalam tabel, ia meyakini tabel periodik itu dibuat antara tahun 1879 sampai 1886. Dokumen tersebut dianotasi dalam bahasa Jerman.

Melansir Science Alert, Jumat (18/1/2019), Germanium yang ditemukan pada 1886 tidak ada di dalam tabel. Namun gallium dan skandium yang ditemukan pada 1875 dan 1879, ada.

Penyelidikan mendalam selanjutnya menemukan catatan entri diproduksi pada 1885 oleh penerbit yang berbasis di Wina.

Hal ini menunjukkan bahwa dokumen tersebut merupakan tabel periodik tertua yang diketahui, diproduksi dua dekade setelah ahli kimia legendaris Dmitri Mendeleev melaporkan temuannya yang terkenal.

Meski rapuh, dokumen tabel periodik tertua itu masih bisa terbaca jelas. Ini menandakan bahwa meski sempat "terbuang", dokumen tersebut diberi perawatan ekstra, termasuk pembersihan, pemandian kimia untuk menyeimbangkan pH kertas, dan juga proses perbaikan menggunakan kertas kozo Jepang serta pasta yanng terbuat dari tepung gandum.

Baca juga: Teori Baru, Bumi Terbentuk karena Perubahan Kimia Aneh

Dokumen tersebut kini disimpan di ruang kontrol Universitas St Andrews dan salinannya dipajang di Fakultas Kimia, Universitas St Andrews.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Libur Lebaran Waspada Hujan Lebat Dampak Cuaca Ekstrem, Ini Daftar Wilayahnya

Libur Lebaran Waspada Hujan Lebat Dampak Cuaca Ekstrem, Ini Daftar Wilayahnya

Fenomena
Penyebab Tekanan Darah Tinggi yang Perlu Anda Waspadai

Penyebab Tekanan Darah Tinggi yang Perlu Anda Waspadai

Kita
4 Makanan yang Harus Dihindari Saat Idul Fitri, demi Cegah Penyakit dan Kenaikan Berat Badan

4 Makanan yang Harus Dihindari Saat Idul Fitri, demi Cegah Penyakit dan Kenaikan Berat Badan

Oh Begitu
Dokter India Peringatkan Bahaya Mandi Kotoran Sapi untuk Cegah Corona

Dokter India Peringatkan Bahaya Mandi Kotoran Sapi untuk Cegah Corona

Kita
Covid-19 di India Membuat Banyak Jenazah Penuhi Tepi Sungai Gangga

Covid-19 di India Membuat Banyak Jenazah Penuhi Tepi Sungai Gangga

Fenomena
3 Tanaman Begonia Baru Endemik Sulawesi, Ada yang Spesies Langka di Asia

3 Tanaman Begonia Baru Endemik Sulawesi, Ada yang Spesies Langka di Asia

Fenomena
Hasil Riset: Sejak 1960, Manusia Ubah Daratan Seluas Eropa-Afrika

Hasil Riset: Sejak 1960, Manusia Ubah Daratan Seluas Eropa-Afrika

Oh Begitu
Daftar Herbal untuk Kolesterol, Cara Alami Turunkan Kolesterol

Daftar Herbal untuk Kolesterol, Cara Alami Turunkan Kolesterol

Oh Begitu
Kasus Covid-19 Harian Melonjak, WHO Peringatkan Bahaya Varian India

Kasus Covid-19 Harian Melonjak, WHO Peringatkan Bahaya Varian India

Oh Begitu
WHO: Tren Kasus Harian Covid-19 di Dunia Stagnan, tetapi Beberapa Negara Naik

WHO: Tren Kasus Harian Covid-19 di Dunia Stagnan, tetapi Beberapa Negara Naik

Oh Begitu
Efek Kebanyakan Minum Kopi dan Berapa Batas Aman Minum Kopi

Efek Kebanyakan Minum Kopi dan Berapa Batas Aman Minum Kopi

Oh Begitu
[POPULER SAINS] 1 Syawal 1442 H Jatuh Besok Kamis | Alasan Idul Fitri Tahun Ini Bertepatan dengan Kenaikan Isa Almasih

[POPULER SAINS] 1 Syawal 1442 H Jatuh Besok Kamis | Alasan Idul Fitri Tahun Ini Bertepatan dengan Kenaikan Isa Almasih

Oh Begitu
7 Herbal untuk Asam Lambung, Ada Bunga Kantil

7 Herbal untuk Asam Lambung, Ada Bunga Kantil

Oh Begitu
Tumbuh Kembang Anak Kembar, Studi Ungkap Lebih Lambat Bicara

Tumbuh Kembang Anak Kembar, Studi Ungkap Lebih Lambat Bicara

Oh Begitu
Hasil Sidang Isbat Idul Fitri: 1 Syawal 1442 H Jatuh pada Kamis, 13 Mei 2021

Hasil Sidang Isbat Idul Fitri: 1 Syawal 1442 H Jatuh pada Kamis, 13 Mei 2021

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X