Kompas.com - 16/01/2019, 19:34 WIB
Ilustrasi MAST IRHAM/EPAIlustrasi

KOMPAS.com - Industri pariwisata Indonesia sedang berkembang dengan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Namun di balik itu semua, industri pariwisata Indonesia sangat rentan terhadap bencana.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho melalui siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (16/01/2019).

Sutopo menegaskan, apabila industri pariwisata tidak dikelola dengan baik, dampaknya akan mempengaruhi ekosistem dan pencapaian target kinerja bidang tersebut.

"Pariwisata sering kali diasosiasikan dengan kesenangan, dan wisatawan melihat keamanan dan kenyamanan sebagai satu hal yang esensial dalam berwisata," ungkap Sutopo.

Baca juga: Wonjin Terpilih Sebagai Satu-satunya Institusi Pariwisata Medis Terbaik Di Dalam Negeri

"Bencana merupakan salah satu faktor yang sangat rentan mempengaruhi naik turunnya permintaan dalam industri pariwisata," imbuhnya.

Kasus Bencana

Pria kelahiran Boyolali itu menyebutkan ada beberapa kejadian bencana yang telah menyebabkan dampak industri pariwisata. Peristiwa bencana itu, di antaranya:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Erupsi Gunung Merapi tahun 2010

Bencana besar ini telah mengakibatkan penurunan jumlah kunjungan wisatawan di beberapa obyek wisata di Yogyakarta dan Jawa Tengah mencapai hampir 50 persen.

2. Bencana kebakaran hutan dan lahan pada Agustus hingga September 2015

Akibat asap dari kebakaran hutan, 13 bandara tidak bisa beroperasi karena jarak pandang pendek dan membahayakan penerbangan. Bandara harus ditutup dan berbagai event internasional ditunda, ini membuat sektor pariwisata betul-betul tertekan.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.