Sering Diburu oleh Manusia, Gajah Beradaptasi Lahir Tanpa Gading

Kompas.com - 15/01/2019, 19:35 WIB
Ilustrasi tumpukan gading gajah mentah. SHUTTERSTOCKIlustrasi tumpukan gading gajah mentah.

KOMPAS.com - Seiring waktu, banyak hewan telah beradaptasi dengan lingkungannya untuk menghindari bahaya dan predator alami. Namun, tak hanya itu saja. Sekarang, hewan juga harus berurusan dengan bahaya lainnya, yakni perburuan oleh manusia.

Gajah adalah salah satu yang sangat terancam oleh pemburu liar. Demi merebut gadingnya, para pemburu dengan keji menembaki gajah sehingga sangat kecil peluang bagi mereka untuk mempertahankan diri atau melarikan diri.

Gading sendiri dipercaya memiliki kekuatan untuk menyembuhkan dari banyak penyakit, meningkatkan kejantanan, kekuatan, dan kesuburan. Gading akan ditumbuk dan kemudian diminum.

Baca juga: Hewan Juga Berhitung, Gajah Asia Salah Satu Juaranya

Terlepas tidak adanya dasar ilmiah untuk kepercayaan tersebut, gading gajah masih diperdagangkan di Afrika dan Asia. China adalah salah satu negara yang masih mencari gading dan kadang nilainya lebih mahal dibandingkan dengan emas.

Namun, alam punya cara tersendiri untuk melawan perburuan liar. Gajah mulai beradaptasi dengan melahirkan anak-anak tanpa gading.

Temuan ini berdasarkan pada penelitian di Taman Nasional Gorongosa, Mozambik yang dipublikasikan di National Geographic. Para peneliti mengamati perubahan ini dan berlomba untuk memahami genetika gajah yang lahir tanpa gading berserta sifatnya.

Baca juga: Mengapa Kulit Gajah Afrika Berkerut-kerut, tetapi Gajah Asia Tidak?

Saat ini, hampir sepertiga dari populasi gajah betina di Mozambik tidak memiliki gading. Padahal sebelumnya hanya ada antara 2-4 persen dari populasi gajah betina yang tidak memiliki gading.

Ini adalah bukti nyata dari tekanan perburuan dan bagaimana hal tersebut dapat mempengaruhi populasi yang mengarah pada adaptasi evolusi yang luar biasa.

Pakar perilaku gajah dan penjelajah National Geographic, Joyce Poole, menjelaskan bahwa perburuan memiliki pengaruh yang jelas pada gajah. Tidak hanya dalam hal populasi, tetapi juga evolusi.

Perburuan telah memberi keuntungan pada gajah yang tidak memiliki gading. Sebab, pemburu fokus pada gajah dengan gading serta menyisakan yang tidak.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X