Kompas.com - 24/12/2018, 17:00 WIB

4. 4 Mei 1851

4 Mei 1851, di Teluk Betung dan Teluk Lampung teramati kenaikan muka air laut yang signifikan. Berdasarkan katalog tsunami, kemungkinan fenomena ini akibat longsoran di pantai atau lepas pantai.

5. 9 Januari 1852

Setelah gempa bumi pada 9 Januari 1852 yang terasa dari bagian barat Jawa hingga selatan Sumatera, terjadi kenaikan air laut tak biasa. Peristiwa ini terjadi hanya berselang dua jam dari peristiwa gempa bumi.

6. 27 Agustus 1883

Salah satu tsunami terbesar di Selat Sunda terjadi pada 27 Agustus 1883. Saat itu terjadi erupsi dahsyat gunung api Krakatau yang diikuti oleh gelombang tsunami.

Ketinggian tsunai kala itu teramati di Selat Sunda mencapai 30 meter di atas permukaan laut. Akibat peristiwa ini, 36.000 orang meninggal dunia.

7. 10 Oktober 1883

Belum genap dua bulan, tsunami kembali terjadi di Selat Sunda pada 10 Oktober 1883. Kali ini tsunami disebabkan oleh longsoran di laut.

Peritiwa ini menyebabkan gelombang laut membanjiri pantai Teluk Selamat Datang, Cikawung sejauh 75 meter.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.