Kompas.com - 14/12/2018, 20:32 WIB
Ilustrasi ngantuk setelah makan Digital Vision.Ilustrasi ngantuk setelah makan


KOMPAS.com - Makan kekenyangan bukan hanya buruk bagi timbangan berat badan, tapi juga kesehatan tubuh secara umum.

Setiap makanan yang kita makan akan diubah oleh tubuh menjadi energi untuk beraktivitas.

Akan tetapi, banyak orang yang justru merasa ngantuk setelah makan kekenyangan. Kenapa bisa begitu?

Baca juga: Misteri Tubuh Manusia, Kenapa Kulit Keriput Saat Tua?

Pada umumnya begitu makanan sampai ke lambung, sistem pencernaan akan menyerap zat gizi untuk kemudian dibagi-bagikan ke bagian tubuh yang membutuhkan.

Sebagian besar zat ini akan diubah menjadi energi yang dipakai oleh otot sekujur tubuh untuk terus bergerak.

Sementara sisanya akan membantu tubuh memproduksi dan mengatur berbagai hormon, seperti kolesistokinin dan glukagon yang memicu rasa kenyang sekaligus menaikkan gula darah, serta serotonin dan melatonin yang merangsang rasa kantuk.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kombinasi dari berbagai hormon ini tak hanya membuat kita jadi mengantuk setelah makan, tapi juga membuat tubuh lemas dan capek.

Biasanya, rasa kantuk akan menghampiri setelah Anda makan makanan yang tinggi karbohidrat dan triptofan. Contohnya nasi, kentang, pasta, roti-rotian, susu, dan pisang.

Dalam kamus populer, sensasi ngantuk setelah makan disebut dengan istilah food coma. Dalam istilah medis, kondisi ini disebut postprandial somnolen.

Respon tubuh ini sangat wajar dan terjadi pada hampir setiap manusia. Apalagi jika Anda baru saja makan kekenyangan.

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.