Kehidupan Kedua bagi Cameron Underwood Usai Transplantasi Wajah

Kompas.com - 03/12/2018, 19:08 WIB
Cameron Underwood sebelum melakukan operasi transplantasi wajah dan 11 bulan setelah menjalani operasi. Cameron Underwood sebelum melakukan operasi transplantasi wajah dan 11 bulan setelah menjalani operasi.

KOMPAS.com - Tiga tahun lalu, seorang pemuda California bernama Cameron Underwood mengalami luka tembak yang merusak wajah dan hampir merenggut nyawanya. Berkat transplantasi wajah, kini ia bisa kembali bermain golf, memperbaiki mobil, bahkan melakukan skydiving tanpa ragu.

Pria 26 tahun itu sempat kehilangan hampir seluruh rahang bawah, gigi, hidung, mengalami gangguan penglihatan, sulit berkomunikasi, dan fungsi mulutnya rusak. Semua itu dialaminya setelah ia mengalami cedera luka tembak pada Juni 2016 lalu.

Beruntung, 18 bulan kemudian ia menerima transplantasi wajah dari NYU Langone Health dan menjadi satu dari 40 orang beruntung di seluruh dunia yang mendapat kesempatan kedua dalam hidup.

"Dua tahun lalu saya tidak pernah memikirkan tentang transplantasi wajah, itu seperti sesuatu yang tidak mungkin terjadi pada saya," kata Underwood kepada Time dilansir Kamis (29/11/2018).

"Tapi sekarang, saya benar-benar merasa bahwa inilah saya. Setiap kali saya memandang cermin, saya melihat diri saya sendiri. Saya melihat mata dan wajah saja. Semuanya seperti tumbuh kembali," sambungnya.

Baca juga: Perempuan AS Ini Jadi Orang Termuda yang Mendapat Transplantasi Wajah

G. Leslie Bernstein, pihak dari program transplantasi NYU mengatakan, operasi wajah pada Underwood adalah yang pertama dibantu asurasi komersial.

Ini artinya, ke depan operasi transplantasi wajah juga bisa dilakukan oleh banyak orang yang membutuhkan.

"Setiap kali perusahaan asuransi menandatangani program baru, kami melihat hal ini membuka kesempatan bagi lebih banyak pasien seperti Cameron untuk mendapat perawatan yang sebelumnya tidak mereka pikirkan karena biaya yang mahal," ujar Bernstein.

Bernstein mengatakan, sepertiga biaya yang ditanggungkan Underwood, yakni sekitar 1,5 juta dollar AS dibayarkan oleh asuransi dan sisanya dibayarkan oleh pendanaan filantropi dan hibah.

Sementara itu, Dr. Eduardo Rodriguez seorang ahli bedah plastik NYU yang mengawai perawatan Underwood berharap transplantasi wajah akan segera menjadi operasi biasa yang dilakukan banyak orang.

Masa pemulihan Underwood terhitung cepat, ia hanya menghabiskan 37 hari di rumah sakit dan operasinya terhitung paling mulus bahkan melebihi dugaan Rodriguez sebelumnya.

"Saya pikir akan terus ada peningkatan pemulihan dan Cameron telah membuktikannya," kata dia.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X