Bumi Mengisap Lautan dalam Jumlah Besar, Apa Risikonya?

Kompas.com - 15/11/2018, 18:00 WIB
ilustrasi bumi ilustrasi bumi

"Sebelum kami melakukan penelitian ini, semua ahli tahu bahwa air akan diisap lempeng subduksi. Namun tidak ada satupun yang tahu berapa banyak jumlah air yang terisap," kata pemimpin studi Chen Cai dari Universitas Washington di St. Louis kepada Live Science.

Para ahli menggunakan data yang diambil oleh jaringan sensor seismik yang ditempatkan di sekitar palung Mariana tengah di samudra Pasifik bagian barat. Bagian terdalam dari palung ini hampir 11 kilometer di bawah permukaan laut.

Sensor mendeteksi gempa bumi dan gema gempa yang berdering melalui kerak bumi seperti bel. Cai dan timnya kemudian melacak seberapa cepat perjalanan gempa bumi.

"Pelambatan dalam kecepatan akan menunjukkan fraktur berisi air di bebatuan dan mineral "terhidrasi" yang mengunci air di dalam kristal," katanya.

Air yang terisap

Cai dan timnya mengamati perlambatan seperti itu jauh ke dalam kerak bumi, sekitar 30 kilometer di bawah permukaan laut.

Dengan menggunakan kecepatan yang terukur bersama dengan suhu dan tekanan yang diketahui, tim menghitung dan menemukan bahwa zona subduksi mengisap sekitar 3 miliar teragram air ke dalam kerak bumi setiap satu juta tahun. Teragram adalah satu miliar kilogram.

Jika dianalogikan, air laut sangat berat. Dalam satu meter air laut beratnya bisa mencapai 1.024 kilogram.

"Namun jumlah air yang terisap di zona subduksi membingungkan. Ini tiga kali lebih banyak dari perkiraan sebelumnya," ujar Cai.

Baca juga: Cantik, Begini Sisi Oranye Horizon Bumi dari Bidikan Astronot NASA

Hal ini kemudian menimbulkan pertanyaan baru, mengingat air yang terisap akan memicu letusan gunung berapi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X