Teleskop Hubble Abadikan Senyuman Galaksi Tempat Kelahiran Bintang - Kompas.com

Teleskop Hubble Abadikan Senyuman Galaksi Tempat Kelahiran Bintang

Kompas.com - 05/11/2018, 17:13 WIB
Wajah Tersenyum di tengah lautan bintang yang diabadikan Teleskop Hubble Wajah Tersenyum di tengah lautan bintang yang diabadikan Teleskop Hubble

KOMPAS.com - Apa jadinya ketika Anda sedang melihat ke suatu tempat dan mendapatkan senyuman? Mungkin akan terasa aneh atau senang.

Inilah yang didapatkan oleh Teleskop Hubble. Ia mendapatkan sebuah senyuman ketika mengamati ke ruang angkasa selama pencarian galaksi dan bintang baru.

Hubble kemudian mengabadikannya. Gambar yang didapatkan oleh teleskop ruang angkasa ini diunggah pada di laman resmi Badan Antariksa AS ( NASA).

Dalam foto tersebut terlihat dua cahaya kuning yang berada di atas lengkungan cahaya. Hal itu membuatnya terlihat seperti wajah tersenyum di tengah lautan bintang.

Wajah tersenyum itu berada di gugusan galaksi SDSS J0952 + 3434.

Dilansir dari ABC News, Senin (05/11/2018), menurut pihak NASA, lengkungan cahaya itu terbentuk karena adanya cahaya yang melewati grativasi besar. Itu menyebabkannya terlihat melengkung.

"Semakin rendah, lengkungan galaksi adalah bentuk khas dari galaksi yang dipantulkan oleh gravitasi," tulis pihak NASA dalam laman resminya, Jumat (02/11/2018).

"Cahayanya telah melewati sebuah obyek besar dalam perjalanan menuju kita. Itu yang menyebabkannya terdistorsi dan melengkung dalam bentuk tersebut," imbuhnya.

Gambar tak biasa ini diambil oleh Hubble dalam upaya menemukan dan mempelajari wilayah "kelahiran" bintang dalam sebuah galaksi.

" Bintang dilahirkan dalam awan gas raksasa," tulis pihak NASA.

"Awan raksasa ini, atau pembibitan bintang, tumbuh tidak stabil dan mulai runtuh karena gravitasi, menjadi benih yang akan tumbuh jadi bintang baru," sambungnya.

Baca juga: Bangun dari Tidur, Teleskop Hubble Bersiap Lanjutkan Misi

Para ilmuwan berharap bisa mempelajari proses tersebut dengan menganalisis luminositas (pancaran energi), ukuran, dan tingkat pembentukan pembibitan bintang yang berbeda.

"Mempelajari pembibitan di dalam galaksi yang berbeda akan memberikan informasi tentang pembentukan bintang di berbagai titik waktu dan ruang di seluruh alam semesta," tegas pihak NASA.



Close Ads X