150 juta tahun lalu, Ikan Mirip Piranha Sudah Meneror Lautan

Kompas.com - 19/10/2018, 19:35 WIB
Penggambaran ikan mirip piranha yang memiliki gigi-gigi tajam
The Jura-Museum, Eischstatt, GermanyPenggambaran ikan mirip piranha yang memiliki gigi-gigi tajam

KOMPAS.com - Peneliti menemukan spesies ikan baru yang hidup di laut sekitar 150 juta tahun atau pada zaman dinosaurus. Spesimen ini merupakan spesies baru ikan bony fish, sekelompok ikan yang tubuhnya bertulang keras.

Ahli menemukannya pada tahun 2016 pada endapan batu kapur di pedesaan Jerman selatan.

Sekilas memang tak ada yang menarik, tetapi apa yang membuat para ahli ini terperangah adalah fitur yang dimiliki spesimen baru itu.

Baru setelah ilmuwan dengan hati-hati melepaskan fosil berukuran 7,1 sentimeter dari endapan batu dengan bantuan pisau bedah dan jarum, mereka menemukan ada gigi-gigi panjang dan runcing di depan rahang atas dan bawah.

Baca juga: Ikan Ini Kerabat Piranha, tetapi Giginya Mirip Milik Manusia

Gigi ini juga muncul di bagian luar vomer, tulang yang membentuk atap mulut. Selain itu, gigi segitiga dengan tepi tajam bergerigi menjorok dari tulang yang terletak di sepanjang sisi rahang bawah.

Pola dan bentuk gigi serta rahang menunjukkan bahwa ikan mampu memotong daging atau sirip dengan cara yang sangat mirip dengan piranha modern.

Peneliti pun lantas menamai ikan ini Piranhamesodon pinnatomus. "Piranhamesodon" sendiri mengacu pada sifat piranha yang berarti pemotong sirip.

Fosil ikan yang mirip piranha terjebak dalam endapan batu kapur M. Ebert and T. Nohl Fosil ikan yang mirip piranha terjebak dalam endapan batu kapur

Para ahli paleontolog juga menemukan fosil ikan yang kemungkinan merupakan ikan buruan dari P pinnatomus. Ikan yang ditemukan tersebut memiliki potongan-potongan jaringan pada sirip mereka.

"Ikan yang mungkin merupakan mangsa Piranhamesodon ini siripnya hilang," kata David Bellwood dari James Cook University, Australia.

Ini juga menjadi kali pertama para peneliti menemukan bukti jika ikan bony memangsa daging atau sirip ikan lainnya. Sebelumnya, mereka lebih sering digambarkan menelan seluruh mangsa mereka.

"Itulah mengapa kami kaget, karena ikan ini memiliki gigi seperti piranha. Tapi yang luar biasa adalah bahwa itu berasal dari era Jura. Ikan bony pada masa itu tidak memangsa ikan lain atau menggigit potongan daging, mereka cenderung menelan utuh mangsanya. Jadi itu harusnya adalah sesuatu yang datang di kemudian hari," kata Martina Kölbl-Ebert dari Jura-Museum Eichstätt (JME-SNSB).

Baca juga: Di Luar Dugaan, Melepas Kail Pancing Bikin Ikan Kesulitan Makan

Kölbl-Ebert pun mengatakan, jika ikan-ikan ini dapat mengembangkan gigi yang mampu untuk memotong daging. Lalu apa berikutnya? Ini sekaligus merupakan contoh dari fleksibilitas evolusi dan oportunisme.

Studi mengenai ikan mirip piranha ini dipublikasikan dalam jurnal Current Biology. Sementara itu, fosil sekarang disimpan di Museum Jura di Jerman.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Laut Makin Asam, Gurita Kembangkan Adaptasi Baru untuk Bertahan Hidup

Laut Makin Asam, Gurita Kembangkan Adaptasi Baru untuk Bertahan Hidup

Oh Begitu
9 Syarat Penerima Vaksin dalam Program Vaksinasi Covid-19

9 Syarat Penerima Vaksin dalam Program Vaksinasi Covid-19

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Hoaks BMKG Imbau Warga Tinggalkan Mamuju | Kota yang Hilang karena Erupsi Gunung di Lombok

[POPULER SAINS] Hoaks BMKG Imbau Warga Tinggalkan Mamuju | Kota yang Hilang karena Erupsi Gunung di Lombok

Oh Begitu
BMKG: Banjir Manado Bukan Tsunami, tapi Waspadai Potensi Gelombang Tinggi

BMKG: Banjir Manado Bukan Tsunami, tapi Waspadai Potensi Gelombang Tinggi

Oh Begitu
Letusan Gunung Berapi Awal Zaman Kapur Picu Pengasaman Laut

Letusan Gunung Berapi Awal Zaman Kapur Picu Pengasaman Laut

Fenomena
Laut Dalam Pantai Australia Dihuni Spesies Porifera Karnivora Ini

Laut Dalam Pantai Australia Dihuni Spesies Porifera Karnivora Ini

Fenomena
[HOAKS] Gempa Mamuju, BMKG Bantah Intruksikan Warga Tinggalkan Mamuju

[HOAKS] Gempa Mamuju, BMKG Bantah Intruksikan Warga Tinggalkan Mamuju

Fenomena
NASA dan Boeing Uji Roket Superkuat untuk Misi Artemis ke Bulan

NASA dan Boeing Uji Roket Superkuat untuk Misi Artemis ke Bulan

Fenomena
Banjir Kalimantan Selatan, Warga Diimbau Tetap Waspada Hujan 3 Hari ke Depan

Banjir Kalimantan Selatan, Warga Diimbau Tetap Waspada Hujan 3 Hari ke Depan

Fenomena
Banyak Konsumsi Makanan Asin Berbahaya untuk Jantung, Kok Bisa?

Banyak Konsumsi Makanan Asin Berbahaya untuk Jantung, Kok Bisa?

Oh Begitu
Lagi, Gempa Bumi Ke-39 Kali Guncang Majene dan Mamuju

Lagi, Gempa Bumi Ke-39 Kali Guncang Majene dan Mamuju

Oh Begitu
BMKG Ungkap 2 Penyebab Banjir Manado yang Tewaskan 6 Orang

BMKG Ungkap 2 Penyebab Banjir Manado yang Tewaskan 6 Orang

Oh Begitu
BMKG: Banjir Kalimantan Selatan Akibat Cuaca Ekstrem Dipicu Dinamika Atmosfer Labil

BMKG: Banjir Kalimantan Selatan Akibat Cuaca Ekstrem Dipicu Dinamika Atmosfer Labil

Oh Begitu
Cara Mudah Meningkatkan Metabolisme dan Menurunkan Berat Badan

Cara Mudah Meningkatkan Metabolisme dan Menurunkan Berat Badan

Oh Begitu
BMKG Pantau Siklon Tropis Joshua, Waspada Gelombang Tinggi

BMKG Pantau Siklon Tropis Joshua, Waspada Gelombang Tinggi

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X