Inilah 6 Planet Paling Mirip Bumi

Kompas.com - 07/10/2018, 20:48 WIB
Ilustrasi Planet Ekstrasurya NASA/JPL-Caltech/T. Pyle (SSC)Ilustrasi Planet Ekstrasurya


KOMPAS.com - Sejak lama para astronom sudah bermimpi bakal menemukan planet mirip Bumi yang mungkin akan bisa dijadikan rumah baru manusia. Dari ribuan planet ekstrasurya yang ditemukan, ada beberapa yang mirip Bumi. Mungkin ini adalah pertanda mimpi para astronot akan menjadi kenyataan suatu saat nanti.

Setidaknya ada 2.000 planet asing di seluruh galaksi Bima Sakti, dan lebih dari separuh dari jumlah itu ditemukan oleh teleskop Kepler milik NASA. Sejak diluncurkan pada 2009, teleskop Kepler memiliki misi mencari planet mirip Bumi.

Hasil penjelajahannya menunjukkan bahwa dunia kecil berbatu seperti Bumi sebenarnya berlimpah di galaksi dan beberapa di antaranya kemungkinan bisa ditinggali.

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar suatu planet disebut ramah dihuni.

Baca juga: Planet Goblin Isyaratkan Adanya Planet Kesembilan yang Tersembunyi

Pertama, planet harus relatif kecil dan berbatu. Kemudian planet harus mengorbit di "zona layak huni" dari bintangnya, yang didefinisikan sebagai ditemukan adanya air dalam bentuk cair di dalamnya.

Ketika nanti teknologi teleskop ditingkatkan, faktor-faktor lain akan dipertimbangkan juga seperti komposisi atmosfer planet dan seberapa aktif bintang induknya.

Meski planet mirip Bumi terlalu kompleks dan sulit dipahami, setidaknya ada enam planet yang dianggap NASA mendekati rumah kita. Berikut ulasannya kami rangkum dari Space.com.

1. Gliese 667Cc

Planet ekstrasurya ini berjarak 22 tahun cahaya dari Bumi dan 4,5 kali lebih besar dari Bumi.

Hingga Space.com menulis artikel ini pada 2015, para ahli belum yakin planet ini berbatu atau tidak.

Gliese 667Cc diketahui menyelesaikan satu orbit di sekitar bintang induknya hanya dalam 28 hari. Planet ini ditemukan dengan teleskop 3,6 meter European Southern Observatory di Chili.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber SPACE.COM
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menjelajahi Waktu ala Lorong Waktu, Mungkinkah Dilakukan oleh Manusia?

Menjelajahi Waktu ala Lorong Waktu, Mungkinkah Dilakukan oleh Manusia?

Prof Cilik
Bagaimana Situasi ODHA di Tengah Pandemi Corona? Ini Hasil Surveinya

Bagaimana Situasi ODHA di Tengah Pandemi Corona? Ini Hasil Surveinya

Kita
[VIDEO] Tanya Dokter: Benarkah Kalung Eucalyptus Efektif Tangkal Corona?

[VIDEO] Tanya Dokter: Benarkah Kalung Eucalyptus Efektif Tangkal Corona?

Oh Begitu
Ilmuwan Temukan Petunjuk Sumber Energi Galaksi Bima Sakti

Ilmuwan Temukan Petunjuk Sumber Energi Galaksi Bima Sakti

Fenomena
Hati-hati Cuaca Ekstrem di Indonesia Masih Berpotensi 3 Hari ke Depan

Hati-hati Cuaca Ekstrem di Indonesia Masih Berpotensi 3 Hari ke Depan

Fenomena
Unik, Tenyata Seekor Gajah Bisa Melahap 150 Kg Pakan dalam Sehari, Kok Bisa?

Unik, Tenyata Seekor Gajah Bisa Melahap 150 Kg Pakan dalam Sehari, Kok Bisa?

Fenomena
Infeksi Otak Langka dari Amoeba Pemakan Otak Ditemukan di Florida

Infeksi Otak Langka dari Amoeba Pemakan Otak Ditemukan di Florida

Oh Begitu
Serba-serbi Hewan: Hiu Paus Punya Ribuan Gigi Kecil di Sekitar Mata

Serba-serbi Hewan: Hiu Paus Punya Ribuan Gigi Kecil di Sekitar Mata

Fenomena
CDC China: Virus Flu Babi Baru Tidak akan Jadi Pandemi Secepat Itu, Ini Penjelasannya

CDC China: Virus Flu Babi Baru Tidak akan Jadi Pandemi Secepat Itu, Ini Penjelasannya

Fenomena
Dalam 10 Hari di India, 147 Orang Meninggal Dunia Akibat Serangan Petir

Dalam 10 Hari di India, 147 Orang Meninggal Dunia Akibat Serangan Petir

Fenomena
Kasus Baru Covid-19 di Amerika Serikat Meroket, Tapi Kenapa Kurva Kematian Rata?

Kasus Baru Covid-19 di Amerika Serikat Meroket, Tapi Kenapa Kurva Kematian Rata?

Fenomena
239 Ahli Sebut Virus Corona Menyebar di Udara, WHO Sangkal Bukti

239 Ahli Sebut Virus Corona Menyebar di Udara, WHO Sangkal Bukti

Kita
Kementan: Roll On dan Inhaler Eucalyptus Sudah Terdaftar Badan POM

Kementan: Roll On dan Inhaler Eucalyptus Sudah Terdaftar Badan POM

Oh Begitu
Kalung Aromaterapi Eucalyptus Kementan, Mengapa Belum Diuji Klinis?

Kalung Aromaterapi Eucalyptus Kementan, Mengapa Belum Diuji Klinis?

Oh Begitu
Kementan: Kalung Aromaterapi Bukan Antivirus, tapi Aksesori Kesehatan

Kementan: Kalung Aromaterapi Bukan Antivirus, tapi Aksesori Kesehatan

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X