Kompas.com - 06/09/2018, 19:37 WIB

KOMPAS.com – Salah satu bagian yang paling tidak menyenangkan ketika berpergian dengan naik pesawat adalah meningkatnya kemungkinan jatuh sakit.

Di samping pesawat yang sering dituduh sebagai tempat penyebaran utama virus; bandara, terutama baki yang disertakan di mesin-mesin pemeriksaan sinar X, rupanya juga merupakan zona risiko “ancaman pandemik baru”.

Konklusi tersebut diungkapkan oleh studi yang dipublikasikan dalam jurnal BioMed Central Infectious Diseases.

Para peneliti menguji beberapa sampel permukaan nampan plastik di Bandara Helsinki di Finlandia yang diambil pada tiga kesempatan saat puncak musim flu tahun 2015-2016.

Baca juga: Apa yang Terjadi bila Pesawat Dipenuhi Orang Sakit? Ahli Jelaskan

Hasilnya, empat dari delapan sampel atau setengahnya terkontaminasi rhinovirus dan adenovirus yang bisa menyebabkan gejala flu.

Para penulis studi dari Institusi Nasional untuk Kesehatan dan Kesejahteraan Finlandia dan Universitas Nottingham menulis, kami menemukan bahwa frekuensi virus pernapasan tertinggi ada pada baki plastik yang digunakan di area pengecekan keamanan.

“Kotak-kotak ini biasanya berputar dengan frekuensi tinggi di antara para penumpang, dan biasanya dipegang dengan area permukaan telapak tangan yang luas dan pegangan yang kuat,” lanjut mereka.

Baca juga: Sering Sakit Setelah Naik Pesawat, Peneliti Sarankan Tempat Duduk Ini

Untuk mencegah baki menjadi zona risiko penyebaran penyakit, para peneliti merekomendasikan untuk membersihkan baki menggunakan lap atau tisu antibakteri.

Lebih baik lagi bila baki-baki ini sering dibersihkan oleh petugas bandara, seperti toilet yang secara mengejutkan mendapat peringkat tertinggi sebagai lokasi paling bebas virus di bandara menurut para peneliti.

Dari 42 sampel dudukan toilet, tombol penyiram, dan kunci meja yang dipelajari; para peneliti tidak menemukan keberadaan virus flu sama sekali.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.