Langka, Ikan Pari di Kebun Binatang Australia Melahirkan Tanpa Ayah

Kompas.com - 05/09/2018, 18:01 WIB

KOMPAS.com - Seekor ikan pari elang tutul di kebun binatang Sea Life Sydney Aquarium, Australia baru saja melahirkan. Kabar ini mungkin terdengar biasa saja, uniknya adalah kebun binatang tersebut tidak ditinggali ikan pari jantan selama lebih dari sembilan tahun.

Bagi manusia dan kebanyakan mamalia lainnya, mungkin hal seperti ini janggal. Seperti kita tahu, dalam proses pembuahan diperlukan sperma untuk membuahi ovum.

Namun, pari memiliki sistem reproduksi unik. Mereka bisa tetap berkembang biak meski tidak ada sperma yang membuahi ovum, yakni dengan metode yang disebut partenogenesis. Dalam bahasa Yunani, partenogenesis berarti perawan murni.

Kemampuan langka yang juga dimiliki hiu, ular, dan ikan gergaji (sawfish) ini merupakan alternatif untuk tetap bereproduksi meski di lingkungannya kekurangan pejantan.

Baca juga: Pari Mobula Terancam Punah karena Penangkapan Berlebihan

Namun, keturunan yang dihasilkan lewat proses partenogenesis tentu saja memiliki perbedaan dibanding keturunan hasil perkawinan. Mereka mempunyai kekurangan secara genetik dan kesehatannya mudah terganggu.

"Ini adalah kejadian langka untuk vertebrata seperti pari elang tutul. Jadi, kelahiran pari di Sea Life Sydney Aquarium adalah sesuatu yang sangat spesial," ujar Adam Stowe, profesor di Macquarie University, dilansir IFL Science, Selasa (4/9/2018).

Sebelum melahirkan

Pari elang tutul yang melahirkan dengan cara partenogenesis itu bernama Freckle.

Sejak awal Juni, petugas kebun binatang sebenarnya sudah melihat beberapa perubahan dalam diri Freckle. Mulai dari perutnya yang membesar, bernapas dan berenang lebih cepat, nafsu makan meningkat, dan ia cenderung malas saat sesi latihan tiba.

Namun, para petugas tidak berpikiran Freckle hamil karena tidak ada pari elang tutul jantan di sana.

Beberapa minggu setelah itu, barulah kecurigaan terkonfirmasi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.