Isu Lombok akan Terkena Mega Tsunami, BMKG Sebut ini Hoaks

Kompas.com - 21/08/2018, 20:33 WIB
Seiringan dengan ramainya berita gempa di NTB, menyusul pula berita hoaks yang dapat meningkatkan keresahan masyarakat. Seiringan dengan ramainya berita gempa di NTB, menyusul pula berita hoaks yang dapat meningkatkan keresahan masyarakat.

KOMPAS.com – Serial gempa yang menerpa Lombok, membuat banyak pihak untuk berspekulasi tentang gempa dan dampak yang akan terjadi. Bahkan, beberapa oknum tak bertanggung jawab menyebar isu bahwa akan terjadi gempa lebih besar.

Seperti yang dilakukan oleh akun twitter @DetektifUpin.

Pada hari Senin (20/08/2018), 15:03 sore, akun tersebut menerbitkan berita yang mengatakan bahwa ada ilmuwan dan ahli klimatologi dan Vulkanologi dari India yang memperhatikan dasar laut Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

Menurut akun tersebut, tanah di dasar laut Mandalika telah terbelah cukup besar hingga ribuan meter ke arah Pulau Jawa akan menimbulkan gempa bumi dengan berkekuatan 8,0 SR yang dapat menyebabkan mega tsunami.

Sampai berita ini dibuat, tweet tersebut sudah mendapat 90 tanggapan, 361 retweets dan disukai sekitar 776 akun.

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) Daryono dengan tegas menyatakan itu hoaks.

"Itu semua adalah hoax. Pokoknya apapun yang terkait gempa, kita tidak memprediksi, kita hanya bisa memantau saja. Terkait ilmuwan dari India yang terjun ke Mandalika juga hoaks,” jelas Daryono saat dihubungi Selasa (21/08/2018).

Bukannya hal tersebut tidak mungkin, tapi Daryono kembali menegaskan bahwa kapasitas yang bisa dilakukan hanya bisa memantau.

Dengan kata lain, hal tersebut hampir sepenuhnya bohong.

Daryono mengatakan, "Bukannya kita tidak bisa memprediksi atau meramalkan gempa. Kita bisa saja memprediksi tentang gempa namun harus memerlukan data yang khusus."

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X