Kompas.com - 04/08/2018, 20:09 WIB
Lipan. ThinkstockLipan.

KOMPAS.com - Jangan pernah main-main dengan lipan. Mereka bisa membunuh hewan yang ukurannya 15 kali lebih besar dari tubuhnya sendiri.

Namun, bukan itu saja. Hal yang mengerikan dari lipan sebenarnya tersembunyi di dalam tubuh mereka yang berbuku-buku, yakni sebuah cacing gelang parasit berbahaya yang disebut  Angiostrongylus cantonensis atau rat lungworm.

Parasit ini ditularkan melalui makanan dan biasanya ditemukan pada siput dan moluska lainnya. Namun, sebuah kasus mengungkap untuk pertama kalinya jika parasit tersebut juga terdeteksi pada lipan.

Baca juga: Kisah Nyata dari Thailand, Lipan Raksasa Memangsa Ular

Kisah ini bermula dari seorang wanita berusia 78 tahun yang dirawat di Rumah Sakit Zhujiang di kota Guangzhou, China. Ia mengeluh sakit kepala, mengantuk dan mengalami gangguan kognitif selama berminggu-minggu, meskipun tak memiliki tanda-tanda penyakit lain seperti demam atau muntah.

Pemeriksaan selanjutnya menunjukkan gejala meningtis (inflamasi pada otak dan membran saraf), namun kondisi tersebut tidak disebabkan oleh bakteri. Sebaliknya, cairan serebrospinalnya menunjukkan jika ia terinfeksi A.cantonensis.

Semua ini bermula ketika wanita ini dan putranya mengonsumsi lipan mentah untuk mencegah flu musim dingin.

Memang lipan bukan makanan yang umum, tapi lipan kering atau yang sudah dihancurkan digunakan dalam pengobatan tradisional China selama berabad-abad. Lipan yang masih hidup juga banyak dijual di beberapa pasar Cina.

Selang beberapa minggu kemudian, anak laki-laki dari wanita ini juga mengalami gejala yang sama.

"Kami biasanya tidak mendengar orang makan lipan mentah, tetapi tampaknya kedua pasien ini percaya bahwa lipan mentah baik untuk kesehatan mereka. Sebaliknya, ini justru membuat mereka sakit," kata Lingli Lu, ahli saraf Rumah Sakit Zhujiang.

Baca juga: Ngeri tapi Nyata, Wanita Ini Temukan 14 Cacing Parasit dalam Matanya

Untung saja, ibu dan anak ini akhirnya berhasil diobati dengan anti parasit yang menyingkirkan mereka dari infeksi A. cantonensis.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanda dan Gejala Kanker Ovarium yang Harus Dicurigai

Tanda dan Gejala Kanker Ovarium yang Harus Dicurigai

Oh Begitu
Karakteristik Hutan Mangrove yang Harus Kamu Ketahui

Karakteristik Hutan Mangrove yang Harus Kamu Ketahui

Oh Begitu
Tren Peningkatan Kasus Covid-19 di Indonesia, Apakah Akibat Omicron? Ini Kata Kemenkes

Tren Peningkatan Kasus Covid-19 di Indonesia, Apakah Akibat Omicron? Ini Kata Kemenkes

Oh Begitu
Studi Ungkap Polusi Nanoplastik Pertama Kali Terdeteksi di Kutub Bumi

Studi Ungkap Polusi Nanoplastik Pertama Kali Terdeteksi di Kutub Bumi

Fenomena
3 Tahapan Metamorfosis Tidak Sempurna

3 Tahapan Metamorfosis Tidak Sempurna

Oh Begitu
Pengertian Sabana serta Contoh Flora dan Faunanya

Pengertian Sabana serta Contoh Flora dan Faunanya

Oh Begitu
Gempa Talaud Hari Ini Sudah 9 Kali Susulan, BMKG Tegaskan Bukan Gempa Megathrust

Gempa Talaud Hari Ini Sudah 9 Kali Susulan, BMKG Tegaskan Bukan Gempa Megathrust

Fenomena
Gempa Terkini: M 6,1 Guncang Talaud, Ini Catatan Gempa yang Pernah Terjadi di Sulawesi Utara

Gempa Terkini: M 6,1 Guncang Talaud, Ini Catatan Gempa yang Pernah Terjadi di Sulawesi Utara

Fenomena
Indonesia Didorong Jadi Lumbung Pangan Dunia Lewat Studi Pertanian

Indonesia Didorong Jadi Lumbung Pangan Dunia Lewat Studi Pertanian

Oh Begitu
Sejarah Penemuan Termometer: Penemu dan Perkembangannya

Sejarah Penemuan Termometer: Penemu dan Perkembangannya

Oh Begitu
Bagaimana Bulan Bisa Bersinar Terang di Malam Hari?

Bagaimana Bulan Bisa Bersinar Terang di Malam Hari?

Oh Begitu
Penyakit Tifus: Penyebab, Gejala, dan Jenis-jenisnya

Penyakit Tifus: Penyebab, Gejala, dan Jenis-jenisnya

Kita
Kabar Baik, Populasi Jerapah Meningkat 20 Persen, Ini Kata Ilmuwan

Kabar Baik, Populasi Jerapah Meningkat 20 Persen, Ini Kata Ilmuwan

Fenomena
[POPULER SAINS]: Penyebab Letusan Gunung Krakatau 1883 | Karbon Purba Mars | Fenomena Aphelion | Gunung Merapi Semburkan Awan Panas

[POPULER SAINS]: Penyebab Letusan Gunung Krakatau 1883 | Karbon Purba Mars | Fenomena Aphelion | Gunung Merapi Semburkan Awan Panas

Oh Begitu
Hasil Tes Covid dari Alat RT-LAMP BRIN Diklaim Bisa Keluar Kurang dari Satu Jam

Hasil Tes Covid dari Alat RT-LAMP BRIN Diklaim Bisa Keluar Kurang dari Satu Jam

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.