Kompas.com - 23/07/2018, 19:35 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

Oleh Terry Slevin*

KOMPAS.com - Penggunaan tabir surya tidak hanya mengurangi risiko terkena kanker kulit dan kulit terbakar, tetapi juga dapat mengurangi efek penuaanakibat terpapar sinar matahari.

Tetapi terkadang kita lupa akan hal-hal mendasar. Misalnya, bagaimana seharusnya kita mengoleskan tabir surya? Kemudian, berapa lama kita harus menunggu sebelum benar-benar dapat terpapar matahari setelah mengoleskan tabir surya, dan berapa lama kita dapat bertahan di bahwa paparan matahari—meski menggunakan tabir surya?

Yang terakhir, bagaimana cara kerja tabir surya?

Bagaimana tabir surya bekerja?

Ada dua bahan utama di dalam semua produk tabir surya: bahan aktif dan emulsi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tabir surya dapat menyerap UV dan memantulkannya. from shuttersrock.com

Bahan aktiflah yang membuat tabir surya dapat bekerja melindungi kulit dari sinar matahari. Bahan aktif tersebut terbagi menjadi dua jenis: Penyerap UV dan reflektor (pemantul) UV.

Penyerap UV adalah zat kimia yang dapat mengurangi radiasi UV dan mengubahnya ke tingkat panas yang sangat rendah. Sebagian kecil orang mengatakan, penggunaan tabir surya membuat mereka merasakan panas yang tidak nyaman pada kulit.

Zat kimia peredam UV juga dapat disebut “organik”, karena berisikan atom karbon, yang merupakan dasar dari semua bahan organik.

Beberapa menyerap bagian dari spektrum UVB, yang diketahui sebagai penyebab kulit terbakar dan meningkatkan risiko kanker kulit. Sedangkan bagian lainnya menyerap bagian spektrum UVA. Sejumlah penelitian membuktikan, semakin panjang gelombang UVA tidak hanya dapat menembus lapisan kulit yang lebih dalam tetapi berkontribusi terhadap kanker kulit dengan mengorbankan respons imun terhadap kerusakan DNA.

Untuk itu, tabir surya yang memiliki label “broad spectrum” lebih dianjurkan karena menawarkan perlindungan terbaik.

Tabir surya dengan ‘Broad action’ lebih dianjurkan. from shutterstock.com

Reflektor UV sebagian besar terdiri dari beberapa oksida, seperti zinc oxide (seng oksida) dan titanium dioksida, yang dapat menyerap dan menyebarkan radiasi UV.

Pada umumnya tabir surya memiliki lebih dari satu bahan aktif dan bisa bertambah hingga enam atau lebih di dalamnya.

Emulsi—seperti, losion, susu, krim, minyak, busa atau gel—merupakan bahan yang membawa zat aktif. Biasanya ini dibuat dari beberapa kombinasi antara minyak dan air, ditambah bahan lainnya. Gunanya agar produk itu awet di rak atau di lemari kita.

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.