Kompas.com - 23/07/2018, 13:16 WIB
Jaiden Rogers sedang berjuang melawan penyakit langka, sindrom kulit kaku. Penyakit ini membuat sebagian kulitnya mengeras seperti batu. Jaiden Rogers sedang berjuang melawan penyakit langka, sindrom kulit kaku. Penyakit ini membuat sebagian kulitnya mengeras seperti batu.


KOMPAS.com - Jaiden Rogers, bocah 12 tahun asal Colorado sedang berjuang melawan penyakit sangat langka. Ia didiagnosis mengalami sindrom kulit kaku, yang membuat sebagian kulitnya mengeras seperti batu.

Menurut laporan majalah People, Rabu (18/7/2018), orangtuanya berharap agar ahli medis dapat menghentikan penyebaran penyakit itu, sebelum anak laki-lakinya membatu seutuhnya.

Dalam pemberitaan Fox News, Jumat (20/7/2018), Jaiden didiagnosis memiliki sindrom langka itu pada Januari 2013, setelah ayahnya menemukan ada benjolan keras pada paha kanan anaknya.

Sejak saat itu, penyakitnya telah menyebar ke pinggul, perut, dan punggung. Karena sudah menyebar ke area dada, dikhawatirkan Jaiden akan mengalami masalah pernapasan.

Baca juga: Diturunkan dari Pesawat karena Bau Badan, Pria Ini Ternyata Derita Penyakit Langka

Apa itu sindrom kulit kaku?

Dilansir Live Science, Jumat (20/7/2018), sindrom kulit kaku menyebabkan kulit seseorang mengeras dan menebal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Genetic and Rare Disease Informastion Center (GARD), penebalan kulit membuat seseorang sulit menggerakkan persendian dan dapat membuat sendi bengkok.

Sindrom ini umumnya memengaruhi sendi berukuran besar, seperti bahu, siku, dan lutut. Dalam beberapa kasus, sindrom ini juga bisa membuat seseorang kesulitan menggerakkan jari mereka.

Selain memengaruhi sendi, sindrom langka ini juga dapat memengaruhi sistem pernapasan.

Dalam keterangan GARD, sindrom kulit kaku bersifat progresif atau akan memburuk seiring berjalannya waktu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.