Selain Kepler, Ada Satu Lagi Misi NASA yang Kehabisan Bahan Bakar

Kompas.com - 19/07/2018, 07:07 WIB
Ilustrasi Dawn NASA/JPL-Caltech/UCLA/MPS/DLR/IDAIlustrasi Dawn

KOMPAS.com – Minggu lalu, teleskop ruang angkasa Kepler dilaporkan kehabisan bahan bakar. Teleskop pemburu eksoplanet tersebut kini sedang berada pada mode hibernasi untuk persiapan pengunduhan data observasi terakhir.

Namun, tahukah Anda bila ada satu lagi misi badan ruang angkasa Amerika Serikat ( NASA) di luar angkasa sana yang sedang kehabisan bahan bakar?

Dalam siaran persnya, NASA mengungkapkan bahwa wahana antariksa Dawn juga tengah memasuki tahap akhir hidupnya.

Wahana antariksa yang mengorbit di sekitar planet kerdil Ceres ini diprediksi akan kehabisan bahan bakar antara bulan Agustus sampai Oktober, sehingga akan berhenti beroperasi dan berkomunikasi dengan bumi.

Baca juga: Masuki Babak Akhir Hidupnya, Teleskop Luar Angkasa Kepler Berhibernasi

NASA mengatakan, dalam beberapa bulan, Dawn akan kehabisan bahan bakar utamanya, hydrazine, yang menghidupi pendorong untuk mengontrol orientasi dan komunikasinya dengan bumi.

Menggunakan sisa-sisa bahan bakarnya, Dawn akan terus mengirimkan data dan foto-foto Ceres sebelum akhirnya ia harus mengorbit planet kerdil tersebut selamanya.

Namun, kematian Dawn tidak sia-sia. Wahana yang diluncurkan pada September 2007 ini tidak hanya berhasil mengeksplorasi Ceres saja, tetapi juga Vesta yang berada di sabuk asteroid.

Dawn tiba di asteroid raksasa yang merupakan sisa-sisa pembentukan tata surya tersebut pada Juli 2011, dan pergi meninggalkannya menggunakan mesin pendorong ion pada September 2012 untuk berangkat menuju Ceres.

Baca juga: Jelang Akhir Hidupnya, Teleskop Kepler Tangkap Supernova Langka

Sejak tiba di Ceres pada bulan Maret 2015,  Dawn telah berhasil mengungkap banyak sisi menarik dari planet kerdil ini. Ceres ditemukan memiliki permukaan dengan titik-titik terang yang tidak biasa. Titik-titik tersebut kemungkinan disebabkan oleh garam, meskipun proses pastinya belum diketahui.

Cerealia Facula di kawah Occator, salah satu titik terang yang paling terkenal di Ceres.NASA/JPL-Caltech/UCLA/MPS/DLR/IDA Cerealia Facula di kawah Occator, salah satu titik terang yang paling terkenal di Ceres.

Dengan demikian, Dawn adalah satu-satunya wahana antariksa yang pernah mengorbit dua obyek angkasa berbeda yang jauh dari bumi.

Marc Rayman, direktur misi Dawn di NASA, bahkan menyebut wahana ini sebagai kapal antariksa antar planet. “Ia (Dawn) sangat produktif, dan telah memperkenalkan dunia-dunia yang menarik dan misterius ini kepada bumi,” ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X