Peneliti LIPI Temukan Cecak Jenis Baru di Pulau Terpencil Indonesia

Kompas.com - 06/07/2018, 12:32 WIB
Cicak jari lengkung atau Cyrtodactylus tanahjampea Cicak jari lengkung atau Cyrtodactylus tanahjampea

KOMPAS.com - Sejumlah ilmuwan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI) berhasil menemukan spesies cecak baru dari pulau terpencil Tanahjampea, di hutan belantara Sulawesi Selatan, Indonesia.

Amir Hamidy seorang ahli herpetologi dari LIPI menjelaskan, cecak yang baru mereka temukan adalah cecak jari lengkung atau Cyrtodactylus tanahjampea. Ini adalah spesies cecak jari lengkung ke-36 di Indonesia.

"Jenis cecak jari lengkung di Indonesia saat ini menjadi 36, kalau di dunia jumlahnya ada 233 jenis," kata Amir kepada Kompas.com, Kamis (5/7/2018).

Baca Juga: Bisa Melipat dan Memuntir Tentakel, Apakah Cumi-Cumi Ini Spesies Baru?

Amir menceritakan, cecak itu pertama kali ditemukan pada 2010 saat ia sedang melakukan ekspedisi bersama sejumlah ilmuwan di Sulawesi Selatan.

"Butuh bertahun tahun untuk memastikan cecak itu spesies baru. Dan di tahun 2018, akhirnya kita yakin bahwa cecak itu jenis baru," katanya.

"Karakter cecak ini endemik dan kerabat yang paling dekat adalah cecak dari pulau Halmahera, yaitu Cyrtodactylus halmahericus," tambahnya.

Dari hasil penelitian yang terbit di jurnal Zootaxa tahun 2018, keunikan cecak ini terdapat pada bagian sisiknya.

"Kalau kita amati lebih detail, bagian tengah dari sisik-sisik cecak sedikit menonjol, khususnya di bagian tangan dan kaki. Ini menjadi ciri khusus cecak Tanahjampea," katanya.

Selain sisik di kaki dan tangan, sisik di bagian samping tubuh cecak juga memiliki tonjolan di tengahnya. Lalu, bagian ekor cecak ini juga melingkar ke dalam yang berfungsi untuk bergelantungan, kata Amir.

"Perbedaan dengan cecak dari Pulau Halmahera adalah jumlah sisik di bagian perutnya. Untuk ukuran panjangnya, kedua cecak ini masuk ke kelompok sedang," katanya.

Baca Juga: Orangutan Tapanuli Masuk 10 Besar Spesies Baru Tahun Ini

Cecak Cyrtodactylus habitatnya ada di tengah hutan atau pinggir sungai. Jumlah segmen di kaki-kakinya berbeda dengan cecak atau tokek yang sering ditemukan di rumah.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X