Kompas.com - 03/07/2018, 18:06 WIB
ilustrasi science alertilustrasi

KOMPAS.com - Semua orang nampaknya sepakat jika keberadaan hutan mendukung kehidupan di planet ini. Sayang, jumlahnya tiap tahun makin menurun.

Seperti laporan terbaru yang dirilis Global Forest Watch Resources Institute yang berbasis di Amerika Serikat akhir Juni lalu.

Data yang mereka kumpulkan mengungkapkan jika tahun 2017 merupakan tahun terburuk kedua dalam catatan kehilangan tutupan pohon di daerah tropis.

Kehilangan tutupan pohon tidak sama dengan deforestasi. Tutupan hutan dapat mengacu pada pepohonan di perkebunan dan juga hutan alami.

Sementara, hilangnya tutupan pohon adalah lenyapnya kanopi pohon karena manusia atau karena sebab alami seperti kebakaran atau badai tropis.

Baca juga: Setiap Tahun, Dunia Kehilangan Hutan Hampir Seluas Pulau Jawa

Dirangkum dari Science Alert, Kamis (28/06/2018), secara keseluruhan, pada tahun 2017, wilayah tropis kehilangan tutupan pohon seluas 15,8 juta hektar atau seukuran negara Bangladesh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika dirinci lagi, jumlah ini setara dengan kehilangan 40 lapangan sepak bola berisi pepohonan setiap menit selama satu tahun. Hal ini menjadi hal yang miris karena terus meningkat selama 17 tahun terakhir.

Dilansir dari situs Global Forest Watch, Rabu (27/06/2018), Kolombia menjadi negara yang kehilangan tutupan pohon paling dramatis dibandingkan dengan negara mana pun.

Negara ini justru mengalami kenaikan kehilangan tutupan pohon hingga 46 persen dibandingkan tahun 2016.

Begitu juga dengan yang terjadi di Brasil. Meski sempat menurun, namun laju kehilangan tutupan pohon di negara ini masih tetap tinggi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.