Kompas.com - 02/07/2018, 19:03 WIB

KOMPAS.com - Seorang peneliti di Missouri, AS, tengah mengumpulkan foto penis dari ribuan pria. Jangan terburu berpikir negatif, foto-foto yang dikumpulkannya itu merupakan bagian dari sebuah penelitian.

Alicia Walker adalah seorang sosiolog dari Universitas Missouri yang meminta ribuan pria untuk mengirimkan foto organ intim mereka. Ia sedang melakukan penelitian mengenai ukuran penis serta karakteristik fisik lainnya.

Menariknya, Walker tidak melakukan analisis biologis murni. Dia ingin meneliti bagaimana ukuran penis berhubungan dengan pengalaman, perasaan, dan persepsi pria atas hal-hal seperti harga diri, kompetensi seksual, dan kecemasan atas kinerja seksual.

Baca juga: Studi Ungkap Alasan Pria Ingin Memperbesar Penis

"Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana perasaan laki-laki mengenai tubuh mereka, terlebih kita sering menekankan segala sesuatu pada ukuran, termasuk ukuran penis," kata Walker kepada Springfield News via Science Alert, Kamis (28/6/2018).

"Jadi ini bukan gambar porno, tapi ini merupakan gambar klinis. Banyak pria yang gelisah karena ukuran penis mereka," imbuhnya.

Walker menambahkan, tujuan lain penelitiannya adalah untuk melihat lebih jauh bagaimana ukuran penis memengaruhi kecenderungan pria terhadap aktivitas seks yang aman, dan banyak hal.

Sejauh ini, Walker telah menerima ratusan foto penis sejak pertama kali diumumkan pada awal bulan lalu.

Ia berharap setidaknya bisa mendapatkan 3.600 foto penis agar sampel data yang terkumpul semakin banyak dan hasilnya semakin akurat.

Selain mengirimkan gambar alat kelamin, partisipan juga diminta untuk melengkapi kuesioner juga mengukur panjang dan ketebalan penis mereka, baik dalam keadaan biasa maupun ereksi, sesuai dengan prosedur yang sudah ditetapkan.

Baca juga: Mengapa Penis Tak Bertulang? Sains Ungkap Jawabannya

Untuk ikut berpartisipasi, seorang pria harus berusia 22 tahun atau lebih dan tinggal di luar wilayah Ozarks, Amerika Serikat. Partisipan juga bukan orang yang dikenal oleh peneliti, mengingat sifat subjek penelitian mereka yang tidak biasa dan sensitif.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tikus Diduga Menjadi Inang Virus Langya di China, Ini Kata Peneliti

Tikus Diduga Menjadi Inang Virus Langya di China, Ini Kata Peneliti

Oh Begitu
Vaksinasi Vs Infeksi, Mana yang Lebih Meningkatkan Antibodi Covid-19?

Vaksinasi Vs Infeksi, Mana yang Lebih Meningkatkan Antibodi Covid-19?

Oh Begitu
4 Alasan Tubuh Perlu Istirahat dari Rutinitas Olahraga

4 Alasan Tubuh Perlu Istirahat dari Rutinitas Olahraga

Oh Begitu
Studi Sebut Benua Tercipta dari Meteorit Raksasa yang Tabrak Bumi

Studi Sebut Benua Tercipta dari Meteorit Raksasa yang Tabrak Bumi

Oh Begitu
Kelapa Genjah, Kenali Karakteristik dan Varietasnya

Kelapa Genjah, Kenali Karakteristik dan Varietasnya

Oh Begitu
Fosil Tulang Mammoth di New Mexico Ungkap Pembantaian yang Dilakukan Manusia

Fosil Tulang Mammoth di New Mexico Ungkap Pembantaian yang Dilakukan Manusia

Fenomena
Sero Survei Ungkap 98,5 Persen Penduduk Indonesia Memiliki Antibodi Covid-19

Sero Survei Ungkap 98,5 Persen Penduduk Indonesia Memiliki Antibodi Covid-19

Oh Begitu
Peringatan Dini Gelombang Tinggi dari Sabang hingga Perairan Yogyakarta

Peringatan Dini Gelombang Tinggi dari Sabang hingga Perairan Yogyakarta

Fenomena
6 Dampak Perubahan Iklim pada Terumbu Karang

6 Dampak Perubahan Iklim pada Terumbu Karang

Fenomena
Jangan Lewatkan Puncak Hujan Meteor Perseid 13 Agustus, Begini Cara Menyaksikannya

Jangan Lewatkan Puncak Hujan Meteor Perseid 13 Agustus, Begini Cara Menyaksikannya

Fenomena
98,5 Persen Masyarakat Indonesia Miliki Antibodi Covid-19, Perlukah Vaksin Booster Kedua?

98,5 Persen Masyarakat Indonesia Miliki Antibodi Covid-19, Perlukah Vaksin Booster Kedua?

Fenomena
[POPULER SAINS] BMKG Deteksi Siklon Tropis Mulan | Harta Karun di Kapal Karam | Fenomena Supermoon Sturgeon Moon | Vaksin Comirnaty Diizinkan untuk Anak 16-18 Tahun

[POPULER SAINS] BMKG Deteksi Siklon Tropis Mulan | Harta Karun di Kapal Karam | Fenomena Supermoon Sturgeon Moon | Vaksin Comirnaty Diizinkan untuk Anak 16-18 Tahun

Oh Begitu
BRIN sebagai Ruang Kolektif Riset dan Inovasi Indonesia

BRIN sebagai Ruang Kolektif Riset dan Inovasi Indonesia

Oh Begitu
WMO Sebut Juli Jadi Bulan dengan Suhu Terpanas, Apa Dampaknya?

WMO Sebut Juli Jadi Bulan dengan Suhu Terpanas, Apa Dampaknya?

Fenomena
Bagaimana Mesin Ketik Pertama Kali Ditemukan? Ini Sejarahnya

Bagaimana Mesin Ketik Pertama Kali Ditemukan? Ini Sejarahnya

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.