Kompas.com - 29/06/2018, 19:07 WIB
Telur laba-laba Telur laba-laba

KOMPAS.com - Sebuah gambar telur laba-laba yang diunggah di platform twitter mencuri perhatian. Pasalnya, dalam gambar tersebut telihat bahwa telur laba-laba memiliki warna-warna yang indah.

Meski berwarna-warni dan mirip dengan permen, jangan pernah tergoda untuk pencicipinya. Itu karena menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Arachnology, beberapa telur laba-laba beracun.

Apalagi dalam gambar tersebut terdapat dua tambung berisi telur berwarna kuning dan hijau. Masing-masing adalah telur dari Cyrtophora dan Laba-laba genus Holconia.

Dilansir dari Live Science, Rabu (27/06/2018), telur-telur ini disebut dengan "permen paling buruk di dunia".

Foto tersebut makin mencuri perhatian karena berasal dari laba-laba yang sangat jarang terlihat, kata Glen King yang memposting foto tersebut.

King adalah peneliti di the Centre for Pain Research, University of Queensland, Australia. King menganalisis racun laba-laba tersebut sebagai kandidat untuk obat gangguan saraf.

Dalam unggahannya, King menjelaskan, telur laba-laba biasanya tersimpan dalam kantung-kantung jaring.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jadi, meski punya waran-warna mencolok, telur-telur itu sangat sulit ditemukan.

Baca juga: Mengenal Laba-laba Pelompat, yang Mungkin Jadi Pelopor Era Mikrorobot

King dan koleganya di laboratorium baru-baru ini mengumpulkan telur laba-laba di sekitar kampus UQ.

Isaac Tucker, mahasiswa pascasarjana yang terlibat menyebut bahwa selain kedua telur yang dibahas di atas, mereka juga menemukan telur yang lain.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begini Perjalanan Masuknya Virus Corona ke dalam Tubuh Sampai Merusak Organ

Begini Perjalanan Masuknya Virus Corona ke dalam Tubuh Sampai Merusak Organ

Oh Begitu
Mengapa Varian Delta Plus Lebih Mengkhawatirkan? Ini Penjelasannya

Mengapa Varian Delta Plus Lebih Mengkhawatirkan? Ini Penjelasannya

Oh Begitu
Terdeteksi Siklon Tropis Malou dan Bibit Siklon 99W, Ini Dampaknya di Indonesia

Terdeteksi Siklon Tropis Malou dan Bibit Siklon 99W, Ini Dampaknya di Indonesia

Oh Begitu
4 Penyakit yang Berpotensi Meningkat Saat Musim Hujan

4 Penyakit yang Berpotensi Meningkat Saat Musim Hujan

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Alasan Aktivitas Gempa Swarm Salatiga Harus Diwaspadai | Sinyal Misterius di Luar Angkasa

[POPULER SAINS] Alasan Aktivitas Gempa Swarm Salatiga Harus Diwaspadai | Sinyal Misterius di Luar Angkasa

Oh Begitu
Vaksin Kombinasi Efektif Mencegah Covid-19, Studi Jelaskan

Vaksin Kombinasi Efektif Mencegah Covid-19, Studi Jelaskan

Oh Begitu
Dikira Pemakan Daging, Dinosaurus Ini Ternyata Herbivora Pemalu

Dikira Pemakan Daging, Dinosaurus Ini Ternyata Herbivora Pemalu

Oh Begitu
Kenapa Matahari Berwarna Kuning dan Langit Berwarna Biru Saat Siang Hari?

Kenapa Matahari Berwarna Kuning dan Langit Berwarna Biru Saat Siang Hari?

Oh Begitu
Sinyal Misterius Diduga dari Alien, Ternyata Sinyal Radio Buatan

Sinyal Misterius Diduga dari Alien, Ternyata Sinyal Radio Buatan

Fenomena
Tak Ada Kulkas, Begini Cara Manusia Purba Menyimpan Makanan

Tak Ada Kulkas, Begini Cara Manusia Purba Menyimpan Makanan

Oh Begitu
70 Persen Penyintas Covid-19 Alami Gejala Long Covid

70 Persen Penyintas Covid-19 Alami Gejala Long Covid

Oh Begitu
Sisa Fosil Triceratops Terbesar Si Big John Dibeli Kolektor

Sisa Fosil Triceratops Terbesar Si Big John Dibeli Kolektor

Fenomena
Epidemiolog: Delta Plus di Inggris Bisa Gantikan Dominasi Varian Delta

Epidemiolog: Delta Plus di Inggris Bisa Gantikan Dominasi Varian Delta

Oh Begitu
Ahli Sebut Terobosan Baru Akan Membantu Kita Hidup Berdampingan dengan Covid-19

Ahli Sebut Terobosan Baru Akan Membantu Kita Hidup Berdampingan dengan Covid-19

Oh Begitu
Zat Berbahaya di Dalam Rokok Penyebab Kanker Paru-Paru

Zat Berbahaya di Dalam Rokok Penyebab Kanker Paru-Paru

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.