Kompas.com - 14/06/2018, 13:25 WIB


KOMPAS.com - Rabu (13/6/2018), gempa tektonik berkekuatan M 4,8 mengguncang kawasan Sumenep, Madura pada pukul 20.06 WIB.

Gempa yang berpusat pada koordinat 6,88 LS dan 113,94 BT dengan kedalaman dangkal 12 kilometer ini menyebabkan rusaknya puluhan rumah warga.

Fenomena ini tentu mengagetkan dan membuat warga panik. Pasalnya, warga setempat selama ini tidak pernah merasakan guncangan gempa dan mereka percaya Pulau Madura adalah wilayah aman gempa.

Namun, benarkah Pulau Madura adalah kawasan aman gempa bumi? Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami dari BMKG Daryono mengatakan Madura sebenarnya adalah kawasan rawan gempa.

Baca juga: Gempa di Sumenep, 77 Rumah Rusak, Enam Orang Terluka

"Ada tiga fakta yang mendasari bahwa Madura merupakan wilayah rawan gempa, yakni kondisi tektonik, aktivitas seismisitas, dan catatan gempa dirasakan dan merusak," kata Daryono dalam pernyataan resmi yang diterima Kompas.com, Kamis (14/6/2018).

Berikut paparan tiga fakta tentang Madura sebagai kawasan rawan gempa yang telah kami rangkum:

1. Kondisi tektonik di pulau Madura

Secara tektonik, Pulau Madura menjadi kawasan rawan gempa karena terletak di dalam zona jalur Sesar RMKS (Rembang, Madura, Kangean, dan Sakala).

Zona sesar RMKS memiliki arah barat ke timur, membentuk zona deformasi dengan lebar sekitar 15 sampai 40 kilometer dan panjang 675 kilometer dari Rembang, Pulau Madura dan Kepulauan Kangean hingga Sakala di bagian timur.

Banyak catatan sejarah yang menjadi bukti sesar RMKS tergolong aktif dan memicu gempa signifikan yang merusak. Beberapa di antaranya seperti Gempa Rembang 1836 (VII MMI), Gempa Pati 1890 (VIII MMI), Gempa Sedayu 1902 (VI MMI), dan Gempa Lamongan 1939 (VII MMI).

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.