Kompas.com - 12/06/2018, 13:13 WIB
Badai debu di Mars Badai debu di Mars

KOMPAS.com - Sebuah badai debu di planet Mars baru-baru ini menghantam robot penjelajah Opportunity milik Badan Antariksa AS (NASA). Karena hal ini, kerja dari robot penjelajah Mars tersebut menjadi terhambat.

Pihak NASA mengatakan, badai debu ini pertama kali terlihat dari angkasa oleh Mars Reconnaissance Orbiter, sebuah pesawat luar angkasa yang mengorbit di Mars.

"Segera setelah tim pengorbit melihat seberapa dekat badai itu bagi Opportunity, mereka memberi tahu tim penjelajah untuk mempersiapkan rencana darurat," ungkap pihak NASA dikutip dari Space, Minggu (10/06/2018).

"Dalam hitungan hari, badai itu menggelembung," sambungnya.

Hingga Jumat (08/06/2018), badai tersebut telah mencakup 18 juta kilometer persegi permukaan Mars. Luas tersebut lebih besar dari seluruh Amerika Utara di Bumi.

"Badai debu penuh seperti sebenarnya bukan kejadian yang luar biasa, hanya saja (badai ini) jarang terjadi," ujar pihak NASA.

"Badai ini bisa muncul tiba-tiba selama berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan," sambungnya.

Area yang terdampak badai debu ini termasuk Perseverance Valley, tempat robot penjelajah Opportunity saat ini berada.

Opportunity sendiri adalah robot penjelajah mars yang telah beroperasi sejak 2004. Robot ini memanfaatkan tenaga surya.

Dengan badai debu yang memenuhi langit Mars, sinar matahari matahari ikut tertutup. Hal ini berpengaruh dalam kinerja robot penjelajah tersebut.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber SPACE.COM
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.