Kompas.com - 07/06/2018, 16:51 WIB
Lobster oranye langka ditemukan di dalam peti tumpukan lobster sebuah swalayan di Amerika Serikat. Lobster oranye langka ditemukan di dalam peti tumpukan lobster sebuah swalayan di Amerika Serikat.

KOMPAS.com - Belum lama ini karyawan yang bekerja di salah satu swalayan Massachusetts, AS, dibuat bingung saat melihat lobster berwarna oranye terang berada di tumpukan salah satu peti pengiriman barang.

Ia bahkan mengira ada orang yang sengaja memasukkan lobster matang ke dalam peti berisi lobster yang siap dijual.

"Lobster ini terlihat seperti sudah dimasak," ujar Josh Naughton, direktur supermarket tersebut kepada Newsweek, Selasa (6/6/2018).

Saat Naughton melihat sendiri lobster itu, ia meminta karyawan untuk menyingkirkan lobster dari peti dan tidak menjualnya.

Baca juga: Kabar Baik, Kuskus Beruang Sulawesi Langka Melahirkan di Polandia

Menurut Robert C. Bayer dari Institusi Lobster di Maine, AS, keputusan Naughton tepat. Sebab, hanya ada satu dari 30 juta lobster yang lahir dengan warna oranye seperti itu.

Ia mengatakan, warna yang unik itu disebabkan oleh variasi genetik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kadang juga ditemukan lobster dengan warna biru, tetapi lobster berwarna oranye lebih jarang ditemukan," katanya.

"Lobster yang paling langka adalah lobster albino yang bisa tembus cahaya. Saat lobster ini dimasak, warnanya tidak akan berubah menjadi merah," imbuhnya.

Bayer menerangkan, warna lobster yang berbeda disebabkan oleh produksi protein tertentu yang berlebihan atau terlalu sedikit.

"Lobster berwarna oranye artinya ia kekurangan protein tertentu, sehingga ia hanya menunjukkan pigmen karotenoid dengan warna merah terang sama seperti saat lobster direbus," kata kurator National Aquarium Jay Bradley kepada National Geographic.

Halaman:


Sumber Newsweek
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.