Kabar Baik, Jahe Ampuh Lawan Penyakit Mematikan Gastroenteritis - Kompas.com

Kabar Baik, Jahe Ampuh Lawan Penyakit Mematikan Gastroenteritis

Kompas.com - 13/05/2018, 18:32 WIB
IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi


KOMPAS.com - Gastroenteritis adalah peradangan lambung dan usus yang disebabkan beberapa jenis bakteri dan parasit, termasuk bakteri salmonella, rotavirus, dan norovirus yang tinggal di makanan dan air.

Gejala penyakit ini antara lain mual, diare, kram perut, demam, disertai muntah berkelanjutan yang parah. Jutaan anak di seluruh dunia meninggal setiap tahunnya karena penyakit ini.

Penyakit ini bisa sangat berbahaya hingga mematikan karena saat pasien muntah atau diare, ia tidak sanggup mengonsumsi atau menyerap obat untuk mengobati infeksi. Pasien yang dianggap rentan adalah anak kecil dan orang tua yang sudah lemah.

Dari hasil uji klinis yang dilakukan sejumlah ilmuwan Eropa, mereka menemukan jahe dapat digunakan untuk meredakan muntah yang parah dan akhirnya membantu menyelamatkan nyawa pasien.

Baca juga: Cegah Kenaikan Berat Badan dengan Minum Teh Jahe

Dr Roberto Berni Canani, profesor pediatri dari Universitas Napoli, Italia yang memimpin penelitian mengatakan, ia dan timnya telah membuktikan hal tersebut pada 141 anak berusia satu sampai 10 tahun yang didiagnosis gastroenteritis akut.

Ada dua metode pengobatan yang diberikan untuk anak-anak tersebut. Ada anak-anak yang diberi suplemen plasebo dan ada yang diberi ekstra jahe. Pemberian obat ini diberikan secara acak.

Hasilnya, gejala muntah menurun frekuensinya sebanyak 20 persen pada anak yang mengkonsumsi jahe. Hal ini berdampak pada kehadiran mereka di sekolah, karena mereka tidak perlu lagi izin tidak masuk sekolah karena sakit.

"Ini artinya jahe berpotensi menyelamatkan kehidupan di seluruh dunia," kata Canani dalam presentasinya di acara tahunan European Society of Pediatric Gastroenterology, Hepatology dan Nutrition (ESPGHAN), seperti dilansir The Independent, Kamis (10/5/2018). 

Peradangan usus atau Gastroenteritis

Secara global, gastroenteritis telah membunuh 1,34 juta anak setiap tahunnya. Angka ini menyumbang 15 persen dari keseluruhan kematian anak-anak.

"Gastroenteritis akut masih menjadi salah satu penyebab kematian terbesar pada anak-anak yang tinggal di negara berkembang, dan dehidrasi adalah komplikasi yang paling sering dialami dan berbahaya" kata Canani.

Salah satu cara untuk melawannya adalah memberikan minuman rehidrasi seperti jahe, agar frekuensi muntah berkurang.

Baca juga: Pengobatan Alternatif Pil Ular Berbahaya, Pria Kansas ini Buktinya

Jahe diketahui memiliki sifat anti-inflamasi dan mungkin inilah yang menghasilkan efek antiemetik.

Untuk diketahui, gastroenteritis menyebabkan 87.000 anak di Inggris masuk rumah sakit tiap tahunnya dan 700.000 lainnya menjalani rawat jalan.


Komentar
Close Ads X