Kompas.com - 05/05/2018, 20:06 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

KOMPAS.com - Banyak negara dengan empat musim yang menerapkan kebijakan untuk vaksinasi influenza bagi warganya.

Penentuan waktu vaksin biasanya didasarkan pada kapan musim dingin dimulai, karena sirkulasi virus sedang besar-besarnya saat itu. Dengan demikian, vaksin diharapkan dapat bekerja maksimal menangkal virus influenza.

Namun, bagaimana dengan Indonesia yang tidak punya musim dingin dan panas?

Ketua Satgas Imunisasi Dewasa PB PAPDI, Prof Dr dr Samsuridjal Djauzi SpPD-KAI FACP, menjawab pertanyaan ini seusai diskusi yang dihelat Indonesia Influenza Foundation (IIF), Jumat (4/5/2018), di Jakarta.

Samsu menjawab, sirkulasi virus di Indonesia selalu ada sepanjang tahun. Penyebaran virus tidak terikat dengan pergantian musim kemarau atau panas.

Baca juga : Sudah Vaksin Influenza, Kok Masih Batuk dan Pilek?

“Jadi kapan saja boleh suntik vaksin influenza,” ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebenarnya, dulu penyakit influenza kerap melanda ketika puncak musim penghujan atau peralihan dari kemarau ke hujan (pancaroba).

“Namun sekarang periode musim hujan sudah berubah,” imbuh Ketua IIF, Prof dr Cissy B Kartasasmita SpA(K) MSc PhD.

Akibatnya puncak musim hujan saat ini tidak lagi bisa diperkirakan. Pembagian bulan terjadinya kemarau dan hujan bergeser dan kian tidak jelas. Oleh karena itu, Cissy pun menyarankan masyarakat untuk tidak usah melihat musim kalau ingin vaksin.

Bagaimana Cara Vaksin

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.