Kompas.com - 22/04/2018, 19:07 WIB

"Perhatian kami di masa depan mungkin tidak ada antimikroba yang akan bekerja," ujar Williams.

Dia juga mengingatkan bahwa kasus "Super Gonorrhea" mungkin lebih umum di masa depan. Ini sudah terbukti dengan adanya dua kasus baru di Australia.

Ketiga kasus ini, ketika dilacak bermuara di Asia Tenggara.

Baca juga: Resmi Sudah, Pria Inggris Jadi Korban Pertama Super Gonorrhea

Bahkan, pada kasus di Inggris, pria tersebut yakin bahwa dia mendapatkan infeksi tersebut setelah berhubungan seksual tanpa pengaman (kondom) dengan seorang wanita di Asia Tenggara.

Willams memperingatkan, "Jika Anda melakukan hubungan seks yang tidak aman (tanpa kondom) di manapun di dunia, segera periksakan diri Anda sebelum berhubungan seks dengan pasangan lain."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber BBC,Newsweek
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.