Inuka, Beruang Kutub Singapura Terancam Eutanasia - Kompas.com

Inuka, Beruang Kutub Singapura Terancam Eutanasia

Kompas.com - 12/04/2018, 20:32 WIB
Inuka, beruang kutub pertama yang lahir di daerah tropis. Ia berada di Kebun Binatang SingapuraDok. Kebun Binatang Singapura Inuka, beruang kutub pertama yang lahir di daerah tropis. Ia berada di Kebun Binatang Singapura


KOMPAS.com - Inuka, beruang kutub pertama yang lahir di daerah tropis dan menempati kebun binatang Singapura genap berusia 27 tahun pada Selasa (26/12/2017) lalu.

Jika dihitung dengan usia manusia, saat ini Inuka berusia 70 tahun dan dua tahun lebih tua dari usia rata-rata hewan yang hidup di penangkaran.

Kabar terbaru, beruang kutub yang sangat dicintai di kebun binatang Singapura itu kondisi kesehatannya terus menurun.

Menurut pernyataan operator kebun binatang wildlife Reserves Singapore, dalam pemeriksaan 3 April, Inuka menderita sakit arthritis yang membuat kondisinya menurun drastis.

Baca juga : Kisah Sedih di Balik Ibu Beruang Kutub yang Nekat Bangunkan Walrus

Bagi manusia, arthritis adalah penyakit kronis yang menyerang lansia sehingga membuat pembengkakan dan kekakuan pada sendi sehingga mengakibatkan gerakan tubuh menjadi sulit dan menyakitkan.

Kondisi tersebut juga dialami Inuka. Dalam tiga bulan terakhir, Inuka jauh lebih pasif dari biasanya. Ia sudah jarang berinteraksi dengan para penjaga binatang dan lebih memilih tidur.

Inuka terlihat jarang berenang, cara jalannya kaku, dan ia tidak lagi tertarik dengan aneka macam permainan yang disematkan makanan favoritnya.

Sebagai beruang satu-satunya dan paling tua, dokter hewan setempat terus melakukan pemantauan dan perawatan untuk Inuka. Pemeriksaan kesehatan kedua direncanakan akan dilangsungkan pada akhir April.

"Jika lewat perawatan intensif hasilnya kesehatan Inuka tidak membaik, kami mungkin harus membuat keputusan yang sangat sulit untuk tidak membiarkan dia pulih dari anestesi atas dasar kemanusiaan dan kesejahteraan," tulis pernyataan tersebut dilansir AFP, Kamis (12/4/2018).

Baca juga : Lautan Es Berubah, Beruang Kutub Semakin Terancam

Dalam perayaan ulang tahun Inuka ke-27 Desember lalu, hari spesialnya dimeriahkan dengan kue jelly dan salmon khusus.

Menurut WWF, sedikitnya ada 22.000 beruang kutub hidup di alam liar. Sementara itu, Persatuan Internasional untuk Pelestarian Alam (IUCN) memasukkan beruang kutub dalam kelompok rentan punah.

Beruang kutub umumnya tinggal di kutub atau kawasan beriklim dingin seperti Greenland, Kanada, dan Rusia. Lokasi Inuka tinggal saat ini sebenarnya adalah lokasi yang tidak umum bagi spesies beruang kutub.


Komentar
Close Ads X