Kenapa Kita Bernapas dari Satu Lubang Hidung Saja?

Kompas.com - 12/04/2018, 19:34 WIB
IlustrasiShutterstock Ilustrasi

KOMPAS.com - Pernahkah Anda mengalami hidung tersumbat? Saat ini terjadi mungkin Anda menyadari bahwa salah satu lubang hidung Anda seperti tertutup dan tidak berfungsi.

Namun, tahukah Anda, sebenarnya ini terjadi sepanjang waktu. Ya, sepanjang waktu kita bernapas lebih berat dari satu lubang hidung daripada yang lain.

Sepanjang hari, masing-masing lubang hidung bergantian "bekerja". Ini memunculkan pertanyaan mengapa hal ini terjadi?

Proses ini ternyata otomatis oleh sistem saraf otonom. Sistem saraf ini juga mengendalikan banyak hal yang dilakukan oleh tubuh sendiri, seperti pencernaan dan detak jantung.

Baca juga: Ilmuwan Temukan Fungsi Hidung Besar Manusia Purba Neanderthal

Sedangkan untuk hidung, sistem ini mengontrol yang disebut dengan siklus hidung. Sistem ini memastikan setiap lubang hidung beroperasi secara efektif.

Bergantian

Menurut US National Libary of Medicine, siklus hidung terjadi beberapa kali di siang hari. Hal ini akan Anda perhatikan ketika hidung tersumbat lebih lama dari biasanya.

Untuk membuka satu sisi hidung dan menutup yang lain, tubuh mengembangkan jaringan dengan cara mengalirkan darah pada sisi yang bekerja. Ini mirip dengan cara ereksi pada pria bekerja.

"Peningkatan aliran darah menyebabkan 'kemacetan' dalam satu lubang hidung selama sekitar 3 hingga 6 jam sebelum beralih ke sisi lain. Ada juga peningkatan kemacetan ketika seseorang berbaring, yang bisa terlihat terutama ketika kepala miring ke satu sisi," ungkap Jenifer Shu dikutip dari Science Alert, Rabu (11/04/2018).

Penciuman

Siklus ini juga dipercaya berperan untuk membantu melengkapi indera penciuman kita. Seperti yang dilaporkan oleh Matt Soniak untuk Mental Fliss, beberapa aroma lebih baik diambil oleh udara yang bergerak cepat melalui hidung. Sedangkan aroma lain dideteksi lebih baik dengan udara yang bergerak lambat.

Jika satu sisi hidung kita terbuka lebar sedang yang lain sedikit tertutup, maka kita bisa mencium keduanya.

Baca juga: Hidung Dingin, Sinyal Tubuh ketika Otak Bekerja Terlalu Keras

Istirahat

Proses ini juga memberi setiap sisi hidung kita istirahat. Apalagi aliran udara yang mengalir sangat banyak bisa mengeringkan dan mematikan rambut-rambut kecil yang melindungi kita dari kontaminan asing.

Ketika sakit, seluruh proses ini bisa menjadi tak tertahankan karena satu lubang yang secara efektif dimatikan terasa jauh lebiih tersumbat.

Pada dasarnya, perasaan tersumbat ini hanya diperkuat oleh udara dingin.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X