NASA Berencana Kirim Lebah ke Mars, Untuk Apa?

Kompas.com - 05/04/2018, 21:32 WIB
Planet Mars. Google ImagePlanet Mars.


KOMPAS.com - Tentu saja bukan hewan lebah sungguhan yang akan dilepaskan Badan Penerbangan dan Antariksa (AS) ke Mars. Mereka berencana membuat robot berwujud lebah.

NASA sudah mengumumkan wacana ini pada Jumat (30/3/2018). Nantinya, robot lebah yang diberi nama Marsbees itu akan menyisir permukaan Mars dengan gerakan lebih cepat dan biaya produksi yang relatif lebih murah dibanding kendaraan penjelajah antariksa (rover) modern.

"Marsbees ukurannya sama seperti  lebah bumblebee dan sayap yang dikepakkan seukuran sayap jangkrik," tulis pejabat NASA dalam pengumumannya dilansir Live Science, Selasa (3/4/2018).

Baca juga : NASA Akan Bikin Jet Penumpang Berkecepatan 1.500 Km per Jam

Dalam kehidupan nyata, lebah bumblebee berukuran lebih besar dari lebah madu dengan sayap pendek, kira-kira panjangnya 4 sentimeter.

Sementara sayap jangkrik menurut berbagai deskripsi ilmiah panjangnya bervariasi, mulai dari 3 sentimeter sampai dua kali lipat, tergantung spesiesnya.

Alasan kuat NASA membuat robot lebah adalah gravitasi Mars yang rendah. Tarikan gravitasi Mars yang hanya sepertiga tarikan gravitasi Bumi dan atmosfernya yang tipis, akan lebih mudah diteliti dengan robot Marsbees.

The Guardian melaporkan Marsbees tidak hanya akan memetakan medan Mars. Marsbees juga akan mengumpulkan sampel udara di Mars dengan harapan menemukan adanya kandungan gas metana, tanda memungkinkan adanya kehidupan.

Sebelumnya, rover telah mendeteksi adanya gas dengan tingkatan yang rendah. Namun, hingga kini belum dapat dipastikan secara biologis.

"Robot terbang seperti quadcopter saat ini makin populer. Namun, robot-robot sayap ini didesain agar tim dapat mengintegrasikan beberapa teknologi rendah daya yang sangat efisien dan penting digunakan di planet merah. Robot ini disetel agar bisa diisi ulang dayanya," tulis NASA dalam pernyataannya.

Baca juga : Seperti di Mars, Eropa Timur Diselimuti Salju Berwarna Oranye

Saat ini, Marsbees masih dalam tahap awal pengembangan. Peneliti dari Universitas Alabama mengerjakan model numerik dan peneliti Jepang bertugas untuk merancang dan menguji prototipe kepakan sayap robot.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X