Bukan Komodo, Hewan di Video 9GAG adalah Biawak! Ini Beda Keduanya

Kompas.com - 27/02/2018, 13:37 WIB
Pria menggendong hewan mirip komodo Pria menggendong hewan mirip komodo

KOMPAS.com - Beberapa waktu yang lalu, viral sebuah video seorang pria menggendong hewan mirip komodo. Meski begitu, ternyata hewan tersebut bukanlah komodo yang terkenal mematikan, melainkan biawak air Asia.

Keduanya memang masih "bersaudara", yaitu sama-sama ada dalam kedua kadal. Selain itu, melihat dari ukuran dan bentuknya, sekilas kedua hewan tersebut sangat sulit dibedakan.

Sebenarnya, komodo termasuk dalam keluarga biawak atau genus Varanus. Ini dibuktikan dengan namanya Varanus komodoensis.

Komodo merupakan salah satu biawak terbesar dan paling mematikan di dunia karena racunnya yang sangat kuat. Hal ini juga dimiliki oleh biawak lainnya.

Baca juga : Viral Video Pria Gendong Komodo di 9GAG, Ini Kata Ahli

Lalu sebenarnya, apa sih perbedaan antara komodo dan biawak (biasa/non-komodo)?

Dirangkum dari Quora, 9 April 2017, David Kirshner, seorang ahli binatang menyebut bahwa perbedaan antara biawak dan komodo bergantung pada definisi biawak itu sendiri.

"Keluarga biawak, Varanidae, memiliki sejumlah besar spesies dengan berbagai ukuran mulai dari yang sangat kecil hingga sangat besar," tulis Kirshner yang juga berprofesi sebagai fotografer alam liar tersebut.

"Dengan mengabaikan ukuran, biawak yang paling mirip dengan komodo adalah kerabat terdekatnya, yaitu biawak renda Australia timur (Varanus varius)," imbuhnya.

Ukuran

Perbedaan keduanya adalah ukuran tubuhnya. Komodo memiliki tubuh yang lebih tebal.

Selain itu, ekor komodo lebih pendek dibanding biawak renda. Ini mungkin karena komodo lebih jarang memanjat pohon jika dibandingkan dengan biawak.

Di luar kedua hal tersebut, keduanya sangat mirip. Mulai dari skalanya, tengkorak, bentuk gigi, perilaku, bahkan cara kulit terlipat di area tenggorokan mereka.

Terlebih lagi, anakan komodo juga menetas dari telur yang berwarna sama dengan biawak renda.

Baca juga: Indonesia Dapat Panda, China Tertarik Komodo

Warna

Meski begitu, ada satu hal yang menjadi perbedaan mencolok antara komod dan biawak pada umumnya. Biawak biasanya memiliki warna lebih gelap.

Contohnya pada biawak air Asia yang digendong oleh pria dalam video tersebut. Warna tubuhnya lebih hitam dibanding komodo.

"Untuk komodo, warnanya terlalu hitam banget," jawab Amir Hamidy, herpetolog Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) saat dihubungi Kompas.com, Senin (26/02/2018).

Komodo sendiri memiliki wrna kulit dari hijau hingga coklat.

Ditambah lagi, menurut akun instagram Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (@kementerianlhk), salah satu ciri khas komodo adalah lidah yang berwarna merah muda atau pink.

Keunikan komodo lainnya adalah hewan ini hanya bisa ditemukan di Indonesia, khususnya di pulau Komodo Lesser Sunda, Pulau Rinca, Gili Montang, dan Gili Dasami, serta wilayah Taman Nasional Komodo di Flores.



Sumber quora
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ternyata Sebelum Ada Oksigen, Makhluk Hidup di Bumi Menghirup Arsenik

Ternyata Sebelum Ada Oksigen, Makhluk Hidup di Bumi Menghirup Arsenik

Fenomena
Kematian Dokter Gigi akibat Covid-19 Meningkat, Begini Protokol Periksa Gigi

Kematian Dokter Gigi akibat Covid-19 Meningkat, Begini Protokol Periksa Gigi

Kita
BMKG Dukung Mekanisme Riset Potensi Tsunami ITB dan Kajian Sebelumnya

BMKG Dukung Mekanisme Riset Potensi Tsunami ITB dan Kajian Sebelumnya

Kita
BMKG: Hingga Besok, Waspada Potensi Gelombang Tinggi Capai 6 Meter

BMKG: Hingga Besok, Waspada Potensi Gelombang Tinggi Capai 6 Meter

Fenomena
Misteri Menghilangnya Virus Mematikan dari Cacar Zaman Viking sampai SARS

Misteri Menghilangnya Virus Mematikan dari Cacar Zaman Viking sampai SARS

Fenomena
Orang Tanpa Gejala dan Bergejala Covid-19 Memiliki Jumlah Virus Sama

Orang Tanpa Gejala dan Bergejala Covid-19 Memiliki Jumlah Virus Sama

Oh Begitu
Kematian Akibat Covid-19, Data Terbaru IDI Ungkap 228 Tenaga Kesehatan Meninggal Dunia

Kematian Akibat Covid-19, Data Terbaru IDI Ungkap 228 Tenaga Kesehatan Meninggal Dunia

Oh Begitu
Gumpalan Merah Misterius di Pantai Washington, Mungkinkah Gurita?

Gumpalan Merah Misterius di Pantai Washington, Mungkinkah Gurita?

Fenomena
BMKG: Potensi Tsunami 20 Meter untuk Dorong Mitigasi, Bukan Picu Kepanikan

BMKG: Potensi Tsunami 20 Meter untuk Dorong Mitigasi, Bukan Picu Kepanikan

Oh Begitu
Peneliti Ungkap Kromoson Y pada Pria Tak Hanya Mengatur Fungsi Seksual

Peneliti Ungkap Kromoson Y pada Pria Tak Hanya Mengatur Fungsi Seksual

Oh Begitu
Gurun Sahara Pernah Hijau, Bisakah Surga Itu Kembali Lagi?

Gurun Sahara Pernah Hijau, Bisakah Surga Itu Kembali Lagi?

Fenomena
Semprotan Hidung Bisa Hentikan Replikasi Virus Corona, Ilmuwan Jelaskan

Semprotan Hidung Bisa Hentikan Replikasi Virus Corona, Ilmuwan Jelaskan

Fenomena
Mengenaskan, Penguin Ditemukan Mati karena Telan Masker N95

Mengenaskan, Penguin Ditemukan Mati karena Telan Masker N95

Oh Begitu
Pandemi Covid-19, Simak 10 Tips Aman Bersepeda agar Tak Kena Corona

Pandemi Covid-19, Simak 10 Tips Aman Bersepeda agar Tak Kena Corona

Oh Begitu
Covid-19 di Indonesia Belum Terkendali, Ini yang Harus Kita Lakukan

Covid-19 di Indonesia Belum Terkendali, Ini yang Harus Kita Lakukan

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X