Teknologi Modern Bantu Peneliti Ungkap Misteri Lukisan Mumi Mesir

Kompas.com - 20/02/2018, 18:49 WIB
Sarkofagus Raja Tutankhamun. MirrorSarkofagus Raja Tutankhamun.

Perbedaan yang paling jelas terlihat adalah mumi tersebut justru menampilkan potret/ lukisan orang yang meninggal itu di atas sarkofagus. Ini berbeda dengan kebiasaan orang Mesir pada masa Raja Tut, yang cenderung menggunakan sarkofagus dengan pahatan.

Untuk mendapat temuan ini, para peneliti menerapkan alat analisis modern dalam dunia arkeologi, kedokteran, dan biologi molekuler pada potret tersebut.

Dari analisis tersebut peneliti juga mendapat temuan lainnya, yaitu ada dua jenis kayu yang digunakan dalam potret tersebut.

Sebagian besar panel potret-potret tersebut terbuat dari pohon ara, yang merupakan bahan asli Afrika. Sedangkan sebuah panel tipis pada satu potret terbiat dari kayu limusin, yang hanya ditemukan di Eropa Tengah.

Selain itu, diperkirakan bahan pigmen untuk melukisnya diimpor dari Spanyol dan Yunani. Sumber-sumber ini menunjukkan adanya pola perdagangan yang kompleks dan luas.

Baca juga: Pakai Teknik Baru, Peneliti Ungkap Tulisan Rahasia pada Peti Mumi

Selain temuan itu, para peneliti menyebut bahwa semua orang dalam kelima potret tersebut menggunakan pakaian bagus seperti pakaian Romawi. Hal ini membuat orang bertanya-tanya bagaimana kehidupan mereka saat masih hidup.

Analisis lanjutan juga dilakukan untuk mendapatkan temuan lebih dalam terhadap lukisan-lukisan ini.

Analisis komputer menemukan tentang sapuan kuas dan cat yang menunjukkan potret 2 laki-laki tersebut berasal dari bengkel seni yang sama. Ini ditegaskan dengan goresan warna ungu yang dibuat dari campuran warna nila dan pigmen merah yang diekstraksi dari tanaman madder.

Namun, di luar semua temuan tersebut, yang masih menjadi misteri adalah mengapa mata para mumi ini digambarkan sebagai "sangat lembut"?

Ronkko menjelaskan, "Itu bisa jadi ringkasan untuk gaya tertentu atau makna linguistik yang tidak dapat kita askses."

"Mungkin ini berfungsi sebagai metafora untuk banyak aspek, bahkan dengan teknologi terbaru yang kita miliki, hal ini (mata yang digambarkan sangat lembut) masih menjadi misteri," sambungnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X