Kompas.com - 19/02/2018, 12:27 WIB

KOMPAS.com - Biosurfaktan  yang terkandung dalam bakteri di kutub memantik ide para peneliti.  Para peneliti sepakat bahwa biosurfaktan membantu meningkatkan performa bahan bakar. Selain itu, dapat dibuat sebagai bahan baku deterjen.

Hal ini diungkapkan peneliti yang tergabung dalam GFZ German Research Center for Geosciences di Potsdam.  

Dalam publikasinya di jurnal Trends in Biotechnology, biosurfaktan sanggup membersihkan air laut yang tercemar.

Disebutkan pula bahwa bahan bakar yang dikembangkan dari biosurfaktan tidak begitu berpolusi seperti asap pembakaran dari bensin. Selain itu, bahan bakar biosurfaktan tetap sanggup menyalakan mesin, kendati cuaca dingin sekalipun.

Menuangkan molekul tersebut sebagai campuran deterjen di mesin cuci termasuk upaya menghemat energi. Tidak butuh waktu lama untuk mengoperasikan mesin cuci, sebab molekul itu sanggup membersihkan baju secepat kilat. 

Pada bakteri, biosurfaktan membuat tangguh dalam segala kondisi, termasuk suhu kutub yang ekstrem. Berkat molekul tersebut, bakteri sanggup bertahan hidup kendati pancaran matahari sedikit dan sumber air serta nutrisi semakin menipis.

Baca juga : Kisah Sedih di Balik Ibu Beruang Kutub yang Nekat Bangunkan Walrus

“(Molekul tersebut) benar-benar berpotensi,” ujar Amedea Perfumo, ahli mikrobiologi dan bioteknologi seperti yang dikutip dari UPI pada Sabtu (17/2/2018).

dari fakta ini, Perfumo menegaskan, "Wilayah dingin di planet ini, sebetulnya menjanjikan untuk eksplorasi dan penelitian."

“Ilmuwan yang tidak berkesempatan ke kutub untuk mengambil sampel, hendaknya bisa mengambil dari organisme yang ada saja,” sambungnya.

Enzim biosurfaktan yang dihasilkan bakteri ekstremofilik telah direkayasa secara sintetis. Ini berguna bagi dunia industri. Kelak, butuh penelitian lebih lanjut tentang jenis bakteri yang memproduksi biosurfuktan paling berkualitas.

Sebelumnya, juga telah dilakukan upaya mendapatkan biosurfuktan dari minyak jelantah. Sayangnya masih kalah efektif dibandingkan dari bakteri di kutub.

Baca juga : Bakteri Ini Ubah Limbah Elektronik Jadi Tambang Emas Murni

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengertian Moonbow dan Proses Terbentuknya

Pengertian Moonbow dan Proses Terbentuknya

Fenomena
Fosil Otak Tertua Ditemukan, Berusia 525 Juta Tahun

Fosil Otak Tertua Ditemukan, Berusia 525 Juta Tahun

Oh Begitu
Mengenal Hiu Greenland, Ikan Hiu yang Bisa Hidup hingga 400 Tahun

Mengenal Hiu Greenland, Ikan Hiu yang Bisa Hidup hingga 400 Tahun

Oh Begitu
5 Makanan Sehat untuk Menambah Berat Badan

5 Makanan Sehat untuk Menambah Berat Badan

Oh Begitu
Ikan Tuna Mengandung Merkuri, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

Ikan Tuna Mengandung Merkuri, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

Oh Begitu
Mengapa Piranha Memiliki Gigi yang Sangat Tajam?

Mengapa Piranha Memiliki Gigi yang Sangat Tajam?

Oh Begitu
4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

Oh Begitu
Apa Makanan Ikan Piranha?

Apa Makanan Ikan Piranha?

Oh Begitu
Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

Fenomena
Di Mana Sel Sperma Diproduksi?

Di Mana Sel Sperma Diproduksi?

Kita
Cara Mencegah Resistensi Antimikroba dalam Perawatan Luka

Cara Mencegah Resistensi Antimikroba dalam Perawatan Luka

Oh Begitu
Kandungan Susu Murni, Bisa untuk Menambah Berat Badan

Kandungan Susu Murni, Bisa untuk Menambah Berat Badan

Oh Begitu
5 Ikan Hiu Tercepat di Dunia

5 Ikan Hiu Tercepat di Dunia

Oh Begitu
Kencing Berbusa pada Anak, Apakah Berbahaya?

Kencing Berbusa pada Anak, Apakah Berbahaya?

Oh Begitu
3 Manfaat Ikan Tuna Kalengan untuk Kesehatan

3 Manfaat Ikan Tuna Kalengan untuk Kesehatan

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.