Kompas.com - 14/02/2018, 16:35 WIB
Ilustrasi teh olgakrIlustrasi teh

KOMPAS.com -- Hery Tiera, dokter spesialis urologi, tidak melarang penderita batu ginjal mengonsumsi teh dan kopi.  Namun, terdapat aturan yang harus diikuti pasien batu ginjal.

Kopi dan teh konsentrasinya lebih pekat. Supersaturasi urin berpeluang besar terjadinya endapan. Sedimentasi batu ginjal,” kata dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini dalam acara Diskusi Media yang dihelat Rumah Sakit Pondok Indah Grup pada Selasa (13/2/2018).

Teh mengandung oksalat. Oksalat yang gagal diekskresikan tubuh lewat kencing akan mengendap menjadi batu ginjal. Sementara itu, kafein yang terdapat dalam kopi menaikkan kadar ekskresi kalsium dalam ginjal.

Hery meminta penderita batu ginjal untuk memenuhi kebutuhan 2,5 liter konsumsi air putih sebelum meminum kopi dan  teh. “Tidak apa-apa minum kopi dan teh, asalkan sudah minum 2,5 liter air putih dulu,” katanya.

Baca juga : Nyeri Pinggang seperti Apa yang Jadi Tanda Batu Ginjal?

Asupan air putih yang minim memicu timbulnya urin yang yang terlalu pekat. Kepekatan tersebut menandakan urin menyimpan mineral penyebab batu ginjal berlebih. Mineral seperti oksalat, kalsium, fosfat, dan asam urat mengeras menjadi batu ginjal.

Oleh karena itu, Hery meminta penderita batu ginjal yang gemar mengonsumsi kopi dan teh mengimbangi dengan suplai air putih yang banyak.

Olahraga sebagai aktivitas penunjang juga bisa dilakukan penderita batu ginjal yang tetap ingin mengonsumsi teh dan kopi. Gerakan aktif selama olahraga dikatakan Hery mampu memindahkan posisi batu ginjal hingga akhirnya terdorong keluar dari saluran ureter bersama urin yang dibuang.

Baca juga : Bisakah Batu Ginjal Berujung pada Gagal Ginjal?

Lalu, penderita batu ginjal harus mulai mengontrol konsumsi makanan yang mengandung asam urat, kalsium, fosfat, dan oksalat.

Makanan yang mengandung asam urat, seperti emping melinjo, biji-bijian, sayuran warna hijau, dan jeroan, harus dikurangi untuk mencegah terbentuknya batu ginjal.

Daging merah, seperti daging kambing, babi, dan sapi, juga mesti dibatasi konsumsinya karena mengandung oksalat yang akan mengendap menjadi batu ginjal. Oksalat juga ditemukan dalam stroberi dan coklat.

“Makanan yang mengandung mineral pencetus kristal batu ginjal jangan kebanyakan dikonsumsi. Jangan tiap hari memakannya,” ujar Hery.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.