Kompas.com - 13/02/2018, 21:37 WIB
Abby Beckley (kiri) dan cacing yang ditemukan di matanya (kanan) Abby BeckleyAbby Beckley (kiri) dan cacing yang ditemukan di matanya (kanan)

Untuk mengidentifikasikan cacing tersebut, Bradbury harus merujuk kepada sebuah laporan dari Jerman pada tahun 1928. Ternyata, cacing tersebut adalah Thelazia gulosa dan merupakan spesies Thelazia ketiga yang diketahui ada di mata manusia.

Cacing tersebut biasanya dibawa oleh lalat wajah dan hidup dari air mata ternak, kuda, dan anjing. Beckley kemungkinan terinfeksi oleh T gulosa ketika sedang melewati peternakan.

Spesialis penyakit menular OHSU yang merawat Beckley, Erin Bonura, menjelaskan bahwa T gulosa tidak dapat hidup tanpa lalat wajah.

Baca juga : Jalani 24 Operasi, Orang Berpenyakit Langka Ini Ditumbuhi Kutil Lagi

Larva T gulosa hanya dapat berkembang menjadi dewasa dalam organ pencernaan lalat wajah, sebelum keluar dari mulut lalat dan pindah ke mata inang berikutnya. Mereka kemudian akan memproduksi lebih banyak larva yang harus diambil oleh lalat wajah lainnya.

Namun di mata Beckley, larva T gulosa tidak bisa menyelesaikan siklus hidupnya dan mati begitu saja.

Perlukah kita khawatir?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untungnya, T gulosa tidak masuk ke dalam bola mata dan biasanya hidup di permukaan jaringan lunak yang berada di bawah kelopak mata atau di sekitar rongga mata.

Namun, jika cacing ini berhasil masuk ke dalam bola mata, maka satu-satunya jalan hanyalah menggunakan obat anti-parasit. Namun, perawatan ini bisa memperburuk pembengkakan.

Dalam kasus Beckley, dokter menyarankannya untuk menarik T gulosa keluar satu per satu. Dalam waktu 20 hari, dia telah berhasil mengeluarkan 14 dari matanya.

Kini, mata Beckley telah dinyatakan bersih dari T gulosa. Dia bahkan telah lupa mata mana yang terinfeksi.

Baca juga : Kisah Nyata nan Langka, Keluarga Super yang Tak Bisa Rasakan Sakit

Menanggapi kejadian ini, para ahli yang terlibat meyakini bahwa publik tidak perlu merasa panik akan mengalami hal yang sama dengan Beckley.

Bonura berkata bahwa kasus ini super langka. Pasalnya lalat wajah jarang bisa hinggap di mata manusia, dan kalaupun bisa, waktunya tidak cukup lama untuk memindahkan larva T gulosa.

Jika Anda memang mendapati lalat wajah di sekitar mata, cara pencegahan terbaik adalah segera mengusirnya. “Selama Anda melakukan apa yang dilakukan orang-orang pada umumnya, Anda akan baik-baik saja,” kata Bonura.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.