Pria, Ketahuilah bahwa Kanker Payudara Juga Bisa Menyerang Anda

Kompas.com - 30/01/2018, 18:34 WIB
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

Lakukan sadari tujuh hari setelah haid. “Menjelang, setelah, dan saat haid; payudara membesar. Jadi butuh tujuh hari untuk menghindari kekaburan data akibat hormonal,” kata Yadi.

Perhatikan apakah ada perubahan ukuran atau bentuk payudara dan puting, apakah ada cekungan di kulit, dan apakah ada nyeri yang terus menerus.

Yadi menjelaskan bahwa gejala yang paling sering muncul adalah benjolan pada payudara yang lebih padat daripada jaringan payudara normal. Biasanya benjolan ini tidak disertai rasa nyeri. Akan tetapi, apabila benjolan ini tidak bergerak atau terfiksasi, maka kanker kemungkinan telah berada di stadium lanjut.

Baca juga : Wanita Harus Tahu, Jaga Berat Badan Bisa Cegah Kanker Payudara

Lalu, bila kulit di sekitar payudara berwarna kemerahan dan terdapat cekungan seperti lesung pipi; maka Anda sebaiknya segera melakukan pemeriksaan klinis ke dokter. Yadi berkata bahwa pada stadium tiga, biasanya cekungan ini semakin meluas sehingga kulit payudara terlihat seperti kulit jeruk purut.

Kemudian, tekan juga puting dengan lembut untuk melihat adanya cairan atau darah yang keluar. Keluarnya cairan merah atau kecoklatan dari puting payudara, kata Yadi, disebabkan oleh sel kanker yang telah menginfeksi kelenjar air susu.

Sadanis

Pemeriksaan klinis oleh dokter (sadanis) sebaiknya dilakukan oleh perempuan pada usia 20-39 tahun sekali dalam tiga tahun, sementara perempuan usia 40 tahun ke atas sebaiknya melakukan sadanis satu tahun sekali.

Yadi menjelaskan bahwa sadanis bisa dilkakukan dalam beberapa metode dan dibagi menjadi dua kategori besar, yakni pemeriksaan radiologi dan biopsi.

Pemeriksaan radiologi yang paling tidak invasif adalah USG payudara. Metode ini bisa dilakukan pada semua umur, tetapi hanya bila benjolan cystic atau padat telah ditemukan.

Apabila belum, maka pilihan lainnya adalah mammografi di mana payudara ditekan oleh dua plat untuk meratakan dan menyebarkan jaringan. Yadi berkata bahwa mammografi bertujuan untuk mencari kelainan atau lesi yang tidak teraba.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harta Karun Emas Permata Ditemukan di Kapal Karam Berusia 366 Tahun

Harta Karun Emas Permata Ditemukan di Kapal Karam Berusia 366 Tahun

Fenomena
Cacar Monyet Belum Ada di Indonesia, Dokter: Bila Ada 1 Kasus Harus Dinyatakan Kejadian Luar Biasa

Cacar Monyet Belum Ada di Indonesia, Dokter: Bila Ada 1 Kasus Harus Dinyatakan Kejadian Luar Biasa

Kita
Apa Dampak Perubahan Iklim terhadap Kesehatan?

Apa Dampak Perubahan Iklim terhadap Kesehatan?

Oh Begitu
Astronom Cari Meteorit Antarbintang Menggunakan Magnet Besar, Untuk Apa?

Astronom Cari Meteorit Antarbintang Menggunakan Magnet Besar, Untuk Apa?

Fenomena
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mulan, Berpotensi Sebabkan Cuaca Ekstrem di Wilayah Berikut

BMKG Deteksi Siklon Tropis Mulan, Berpotensi Sebabkan Cuaca Ekstrem di Wilayah Berikut

Fenomena
Badai Matahari Dilaporkan Hantam Medan Magnet Bumi, Apa Dampaknya?

Badai Matahari Dilaporkan Hantam Medan Magnet Bumi, Apa Dampaknya?

Fenomena
Memperkuat Ketahanan dan Kedaulatan Pangan Nasional, Ini Komitmen BMKG

Memperkuat Ketahanan dan Kedaulatan Pangan Nasional, Ini Komitmen BMKG

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Perseverance Mars NASA Bidik Puing Pendaratannya | Puncak Hujan Meteor Perseid | Video Viral Anak SD Rambutnya Dipotong Guru

[POPULER SAINS] Perseverance Mars NASA Bidik Puing Pendaratannya | Puncak Hujan Meteor Perseid | Video Viral Anak SD Rambutnya Dipotong Guru

Oh Begitu
Penyakit Cacar Monyet Bisa Sembuh Sendiri, Ini Pengobatan hingga Pencegahan Penularannya

Penyakit Cacar Monyet Bisa Sembuh Sendiri, Ini Pengobatan hingga Pencegahan Penularannya

Kita
Darah Berwarna Merah tapi Kenapa Pembuluh Darah Berwarna Biru? Ini Penjelasan Sains

Darah Berwarna Merah tapi Kenapa Pembuluh Darah Berwarna Biru? Ini Penjelasan Sains

Oh Begitu
Benarkah Cacar Monyet Termasuk Penyakit Infeksi Menular Seksual? Dokter Jelaskan

Benarkah Cacar Monyet Termasuk Penyakit Infeksi Menular Seksual? Dokter Jelaskan

Kita
Jumlah Perokok Anak Masih Banyak, Kemenkes Desak Revisi PP Tembakau

Jumlah Perokok Anak Masih Banyak, Kemenkes Desak Revisi PP Tembakau

Kita
Kenapa Kucing Selalu Tidur dan Tampak Malas? Ini Penyebabnya

Kenapa Kucing Selalu Tidur dan Tampak Malas? Ini Penyebabnya

Oh Begitu
Kemenkes Pastikan Subvarian Omicron BA.4.6 Belum Ada di Indonesia

Kemenkes Pastikan Subvarian Omicron BA.4.6 Belum Ada di Indonesia

Oh Begitu
Waspada Gelombang Sangat Tinggi 6 Meter di Selatan Jawa pada 10-11 Agustus

Waspada Gelombang Sangat Tinggi 6 Meter di Selatan Jawa pada 10-11 Agustus

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.