Mungkinkah Penyakit "Rusa Zombie" Dapat Menular ke Manusia?

Kompas.com - 25/01/2018, 18:09 WIB
Rusa Putih National GeographicRusa Putih
|
EditorResa Eka Ayu Sartika

KOMPAS.com - Beberapa waktu balakangan, rusa di 22 negara bagian Amerika Serikat dan sebagian Kanda terserang penyakit neurologis yang disebut dengan "chronic wasting disease" (CWD). Hal ini disebutkan oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC), lembaga layanan kesehatan di Amerika Serikat.

Meski disebut menyerang rusa, penyakit yang juga disebut "rusa zombie" ini ditakutkan dapat menyerang manusia. Ketakutan ini dikarenakan pada masa lalu, "penyakit sapi gila" juga dapat menyerang manusia.

Namun, benarkah penyakit "rusa zombie" ini dapat menular pada manusia?

Menurut CDC, penyakit "rusa zombie" ini menunjukkan beberpa gejala pada hewan yang terinfeksi. Beberapa gejala tersebut adalah penurunan berat badan yang drastis, koordinasi yang menurun, air liur berlebih, lesu atau ekspresi wajah yang "kosong", dan tak takut pada manusia.

Baca juga: Susunan Gen Ungkap Garis Evolusi Rusa Kutub Sinterklas

Sejauh ini, belum ada laporan kasus infeksi penyakit yang pertama kali ditemukan di Colorado, A.S ini pada manusia.

Meski begitu, sebuah penelitian baru menyebut bahwa penyakit ini berpotensi berevolusi dan melompat kepada manusia yang berinteraksi dengan rusa atau memakan dagingnya.

Peneliti yang berasal dari Lembaga Inspeksi Makanan Kanada mempelajari macaques, monyet yang diketahui rentan terhadap pembawa penyakit yang mungkin dialami manusia. Monyet-monyet itu diberi makan daging rusa yang terinfeksi CWD.

Setelah tiga tahun, dengan total memakan 5 kilogram daging rusa terinfeksi, 3 dari 5 macaque ditemukan terinfeksi penyakit yang sama. Ini sama dengan manusia yang memakan steak 7 ons per bulan.

"Macaque rentan terhadap pembawa penyakit yang dapat menulari manusia, dan karena itulah mereka merupakan model yang baik untuk lompatan penyakit hewan ke manusia," ungkap Mark Zabel dari pusat penelitian penyakit di Colorado State University dikutip dari Newsweek, Selasa (23/01/2018).

"Kita tahu bahwa mereka akan mengembangkan penyakit yang dapat menulari manusia," sambungnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X