Seks Tak Masuk Akal antara Monyet dan Rusa Rupanya Umum, Kok Bisa?

Kompas.com - 18/12/2017, 07:30 WIB
Perilaku seksual monyet dan rusa di Jepang Perilaku seksual monyet dan rusa di Jepang

KOMPAS.com — Percaya atau tidak, monyet bisa melakukan hubungan seksual dengan rusa. Ini benar-benar terjadi di Jepang.

Seks di antara dua spesies sebenarnya sudah kerap terjadi. Namun, biasanya hubungan seks ini terjadi di antara dua jenis hewan yang kekerabatannya dekat. Bukan seperti monyet dan rusa.

Sebuah penelitian yang diterbitkan di Archives of Sexual Behavior menyelidiki praktik kawin aneh antara monyet dan rusa tersebut di Minoo, sebelah utara Osaka.

Baca Juga: Jangan Ditanyakan Lagi, Ini Alasan Kera Tidak Berevolusi Jadi Manusia

Di sana, peneliti mengamati bahwa monyet betina kerap melompat ke punggung rusa dengan posisi mirip seperti manusia yang menunggangi kuda.

Para peneliti kemudian membandingkan interaksi monyet-rusa yang terjadi pada musim kawin dengan perilaku homoseksual monyet muda yang juga kerap tertangkap.

Menurut peneliti, baik perilaku homoseksual antarmonyet betina maupun monyet betina dengan rusa adalah perilaku seksual.

Dalam catatan peneliti, saat monyet melompat naik ke punggung rusa, beberapa rusa ada yang tidak nyaman dan mengguncang monyet, setelah itu mereka melarikan diri.

Namun, ada pula rusa jantan yang tetap tenang saat kera betina mulai memanfaatkan kelaminnya. Dalam beberapa kasus, rusa jantan tetap santai menyantap makanan.

Dr Cédric Sueur dari University of Strasbourg, anggota tim peneliti, mengatakan, perilaku monyet ini merupakan hubungan yang baru lahir.

Baca Juga: Fosil Baru Mengungkap Wajah Nenek Moyang Manusia dan Kera

"Mungkin ini adalah perilaku baru yang dapat ditularkan secara sosial dan bisa menyebar. Monyet melakukan ini sesuai hasrat pada musim kawin. Saat monyet betina tidak memiliki akses ke monyet jantan, mereka akan melakukannya dengan sesama monyet betina atau dengan seekor rusa," kata Sueur.

Peneliti mencatat lima monyet betina memiliki "perkawinan heterospesifik" dengan rusa. Artinya, mereka memiliki hubungan seksual sementara, tetapi eksklusif dengan individu dengan spesies lain.

Peneliti mengatakan, ada 13 pasangan yang berhasil dengan 258 sesi seks yang terpisah.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorYunanto Wiji Utomo
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X