Kompas.com - 14/01/2018, 20:06 WIB
Meteorit Meteorit
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

"Ini seperti peninggalan aneh dari dari masa lalu," kata salah satu tim ilmuwan, David Kilcoyne dari Laboratorium Berkeley.

Temuan ini diharapkan berguna di masa depan. Unsur-unsur kehidupan pada sebuah meteorit mengajarkan bahwa benda angkasa tak hanya bertabrakan, melainkan juga berbagi materi organik.

Banyaknya kristal meteorit yang belum dianalisis dapat memberikan wawasan baru bagi ilmu pengetahuan manusia di masa depan.

"Semuanya mengarah pada kesimpulan bahwa asal usul kehidupan benar-benar mungkin dilakukan di tempat lain," kata Chan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.