Kompas.com - 09/01/2018, 21:05 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

"Ketiga obat disebut anti-androgenik karena mereka mengganggu hormon laki-laki," jelas David M Kristensen, rekan penulis studi dan ilmuwan senior di Departemen Neurologi di Copenhagen University Hospital.

Kristensen menambahkan, saat ketiga obat itu dikonsumsi oleh ibu hamil, maka akan meningkatkan kemungkinan bayi laki-laki lahir dengan malformasi bawaan, yakni perkembangan abnormal suatu organ atau jaringan.

Oleh karena itu, ibu hamil dan menyusui sebaiknya menanyakan pada dokter, apa saja obat yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi.

Baca juga : Perhatian untuk Ibu Hamil, Gigi Berlubang Bisa Picu Kelahiran Prematur

"Kami kemudian bertanya-tanya, apa yang akan terjadi jika obat ini dikonsumsi oleh pria yang masih muda. Kami memfokuskan untuk meneliti ibuprofen yang memiliki efek terkuat," ujarnya.

Jégou berkata bahwa ibuprofen sering dikonsumsi oleh atlet olahraga sebelum bertanding untuk mencegah rasa sakit.

Untuk mengetahui efek sampingnya, tim peneliti merekrut 31 pria berusia 18-35 tahun untuk terlibat dalam penelitian. 14 pria diberi dosis ibuprofen yang sama seperti para atlet (600 miligram sebanyak dua kali sehari) setiap hari, sementara 17 pria lain diberi plasebo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagai catatan, dosis 1200 mg per hari adalah batas maksimum yang dianjurkan dalam label produk ibuprofen generik.

Dalam waktu 14 hari, pria yang rutin mengonsumsi ibuprofen menunjukkan hormon luteinizingnya (disekresikan oleh kelenjar pituitari dan merangsang testis untuk menghasilkan testosteron) menjadi serasi dengan tingkat ibuprofen dalam darah. Pada saat bersamaan, rasio hormon testosteron terhadao luteinizing menurun, tanda testis disfungsional.

Baca juga : Kopi, Viagra Alami bagi Pria 

Kondisi itu berkaitan dengan gangguan kesuburan, depresi, dan peningkatan risiko kejadian kardiovaskular, termasuk gagal jantung dan stroke.

"Untuk yang menggunakan ibuprofen dalam waktu singkat, efeknya bisa dikembalikan. Tapi tidak diketahui apakah efek kesehatan pengguna ibuprofen jangka panjang dapat dikembalikan," kata Jégou.

Menanggapi temuan ini, Erma Z Drobnis dari University of Missouri yang tidak terlibat dalam penelitian Jégou, tetapi telah melakukan studi terpisah mengenai fertilitas pria, berkata bahwa walaupun sampel yang digunakan dalam studi (Jégou) tergolong kecil, tetapi ini sangat penting karena menyangkut obat yang dikonsumsi secara luas.

Dia pun mengharapkan adanya uji coba klinis dengan jumlah sampel yang lebih banyak, anjuran yang juga disetujui oleh Jégou sendiri.

Jégou berkata bahwa penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk menjawab banyak hal, termasuk efek ibuprofen terhadap pria bila dikonsumsi dalam jumlah kecil dan apakah efek jangka panjang bisa dikembalikan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Makanan Pahit Namun Kaya Manfaat untuk Kesehatan

4 Makanan Pahit Namun Kaya Manfaat untuk Kesehatan

Oh Begitu
BMKG: Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia Hingga 9 Desember

BMKG: Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia Hingga 9 Desember

Fenomena
Video Viral Siswi SMA Mencoba Bunuh Diri karena Video Asusila Tersebar, Apa Dampaknya bagi Korban?

Video Viral Siswi SMA Mencoba Bunuh Diri karena Video Asusila Tersebar, Apa Dampaknya bagi Korban?

Kita
Apa Itu Sotrovimab, Obat Antibodi yang Disebut Mampu Lawan Omicron?

Apa Itu Sotrovimab, Obat Antibodi yang Disebut Mampu Lawan Omicron?

Oh Begitu
Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Oh Begitu
Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Oh Begitu
Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Oh Begitu
Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Fenomena
[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

Oh Begitu
5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

Oh Begitu
Dahsyatnya Letusan Gunung Vesuvius Setara Bom Atom Hiroshima, Ini Kata Arkeolog

Dahsyatnya Letusan Gunung Vesuvius Setara Bom Atom Hiroshima, Ini Kata Arkeolog

Fenomena
4 Tahapan Siklus Menstruasi

4 Tahapan Siklus Menstruasi

Kita
Unik, Peneliti Temukan Fosil Dinosaurus Ekor Lapis Baja di Chili

Unik, Peneliti Temukan Fosil Dinosaurus Ekor Lapis Baja di Chili

Fenomena
Ukuran Gigi Taring Manusia Menyusut Seiring Waktu, Kok Bisa?

Ukuran Gigi Taring Manusia Menyusut Seiring Waktu, Kok Bisa?

Oh Begitu
Terkubur 1.700 Tahun, Vila Romawi Ditemukan di Lahan Pertanian Inggris

Terkubur 1.700 Tahun, Vila Romawi Ditemukan di Lahan Pertanian Inggris

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.