Kompas.com - 08/01/2018, 22:04 WIB
Juno, pesawat ruang angkasa NASA yang mengorbit di Jupiter Juno, pesawat ruang angkasa NASA yang mengorbit di Jupiter
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com -- Juno, satu-satunya wahana antariksa tanpa awak milik Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) yang mengorbit di Planet Jupiter sudah menyelesaikan misi perjalanan berkecepatan tinggi kesepuluhnya pada Sabtu (16/12/2017).

Juno terbang dengan kecepatan hingga 130.000 moh (209.000 km/jam) dan dalam posisi yang relatif dekat dengan Jupiter.

Dari jarak tersebut, pesawat antariksa senilai 1 miliar dolar AS itu berhasil mengambil potret keelokan Jupiter dengan JunoCam. Selama mengorbit selama 53,5 hari, yang disebut perijove, JunoCam mengambil foto terbaru Jupiter.

Untuk mendapatkan foto-foto terbaru Jupiter, tentu butuh waktu yang tidak sebentar. Setidaknya para ilmuwan NASA garys menunggu selama berminggu-minggu untuk melihat hasilnya. Namun, penantian itu sangat sepadan dengan potret yang dihasilkan.

Baca juga : Dua Aurora Aneh Terlihat di Jupiter, Ternyata Beda Jauh dengan Bumi

Hasil jepretan JunoCam sangat mengagumkan. Foto-foto yang dibawa itu memperlihatkan awan dan badai tak beraturan yang berputar-putar.

Periset dari NASA dan Southwest Research Institute sudah mengunggah potret mentah tersebut ke situs resmi NASA sejak akhir Desember.

Sejak saat itu, para penggemar antariksa mulai mewarnai file hitam putih menjadi gambar yang lebih indah dan memukau.

Seperti diberitakan Science Alert, Sabtu (6/1/2018) berikut adalah beberapa potret Jupiter yang diambil dari data Junocam oleh para penggemar antariksa.

Foto terbaru Jupiter Foto terbaru Jupiter

Sebagai catatan, NASA pertama kali meluncurkan Juno pada 2011. Perlu waktu hampir lima tahun bagi Juno untuk mencapai orbit Jupiter dan bisa memotret lebih dekat.

Foto terbaru Jupiter yang diabadikan JunoCam Foto terbaru Jupiter yang diabadikan JunoCam

Selain foto, beberapa penggemar antariksa juga ada yang membuat video dari kumpulan file foto.


Sejauh ini, para peneliti masih mencari tahu makna formasi awan dan badai gas yang berputar pada planet Jupiter.

Banyak hal dari planet Jupiter yang masih menjadi misteri dan teka-teki ilmiah. Beberapa badai yang terlihat di Jupiter lebih besar dari diameter Bumi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.