Kompas.com - 04/01/2018, 20:31 WIB
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com — Qin Shi Huang bisa dibilang salah satu kaisar China paling legendaris dalam sejarah.

Anda mungkin mengenalnya sebagai kaisar yang makamnya dijaga oleh pasukan terakota atau sebagai kaisar yang menyatukan China pada 221 SM.

Dia juga diklaim pernah memprediksikan bahwa dinastinya akan berlangsung selama 10.000 generasi. Namun, tahukah Anda bahwa kaisar yang lahir dengan nama Ying Zheng ini juga berambisi untuk menyaksikan hal tersebut dengan hidup selamanya?

Kisah ini dituturkan dalam sebuah dokumen kuno berusia 2.000 tahun.

Baca juga: Arkeolog Temukan Cermin China Kuno Berusia 1.900 Tahun

Ceritanya, 36.000 lembar kayu yang bertulisan huruf kuno ditemukan dalam sumur tua di sebelah barat provinsi Hunan pada 2012. Lembar kayu tersebut diperkirakan berasal dari 259 SM sampai 210 SM.

Salah seorang peneliti dari Hunan Institute of Archaeology, Zhang Chunlong, yang mempelajari 48 di antaranya kemudian menemukan perintah nasional yang dibuat oleh Qin Shi Huang untuk mencari ramuan keabadian ke seluruh China.

Perintah tersebut kemudian diikuti oleh berbagai balasan dari pemerintah daerah yang gagal menemukan kunci kehidupan abadi walaupun para pejabat daerah Langya percaya bahwa sebuah tanaman di pegunungan lokal mereka mungkin dapat mengabulkan keinginan sang kaisar.

Berbicara kepada Xinhua, Minggu (24/12/2017), Zhang berkata bahwa lebih dari sekadar mengabadikan obsesi sang kaisar untuk hidup selamanya, dokumen ini sangat penting bagi sejarawan China karena menunjukkan kepemimpinan Qin Shi Huang.

Baca juga: Arkeolog Temukan Sisa Kremasi Buddha di Desa China 

“Dibutuhkan administrasi yang sangat efisien dan kekuatan eksekutif yang luar biasa untuk mengeluarkan dekrit pemerintah di zaman kuno yang fasilitas transportasi dan komunikasinya masih belum berkembang,” ujarnya.

Seperti yang dapat Anda duga, Qin Shi Huang tidak pernah berhasil menemukan ramuan kehidupan. Sang kaisar meninggal di usia 49 tahun pada 210 SM walaupun telah mengirim ekspedisi ke Laut Timur dan memasukkan penyihir ke istananya untuk mencari cara agar dapat hidup selamanya.

Meski demikian, tampaknya obsesi itu tidak pernah padam. Sebanyak 8.000 pasukan terakota, termasuk kuda dan kereta, ditata di makamnya untuk melindungi sang kaisar di alam baka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Minyak Terbaik untuk Kesehatan, Salah Satunya Minyak Zaitun

5 Minyak Terbaik untuk Kesehatan, Salah Satunya Minyak Zaitun

Oh Begitu
Ikan Pari Manta, Ikan Pari Terbesar di Dunia yang Terancam Punah

Ikan Pari Manta, Ikan Pari Terbesar di Dunia yang Terancam Punah

Oh Begitu
Studi Ungkap Sebelum Dikorbankan untuk Persembahan Dewa, Anak Suku Inca Diberi Obat Halusinasi

Studi Ungkap Sebelum Dikorbankan untuk Persembahan Dewa, Anak Suku Inca Diberi Obat Halusinasi

Oh Begitu
Perubahan Iklim Bikin Jam Tidur Terganggu, Kok Bisa?

Perubahan Iklim Bikin Jam Tidur Terganggu, Kok Bisa?

Fenomena
CDC Ungkap Bukti Infeksi Adenovirus Sebabkan Hepatitis Akut Misterius pada Anak

CDC Ungkap Bukti Infeksi Adenovirus Sebabkan Hepatitis Akut Misterius pada Anak

Oh Begitu
Mengidolakan Berlebih, Bisa Jadi Tanda Hubungan Parasosial

Mengidolakan Berlebih, Bisa Jadi Tanda Hubungan Parasosial

Kita
5 Penyakit Ginjal yang Paling Umum, Salah Satunya Batu Ginjal

5 Penyakit Ginjal yang Paling Umum, Salah Satunya Batu Ginjal

Kita
6 Cara Mencegah Kanker Usus seperti yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal Dunia

6 Cara Mencegah Kanker Usus seperti yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal Dunia

Kita
5 Kebiasaan Makan yang Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh

5 Kebiasaan Makan yang Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh

Kita
Daur Ulang Limbah Kayu Hasilkan Material Lebih Kuat dari Baja

Daur Ulang Limbah Kayu Hasilkan Material Lebih Kuat dari Baja

Oh Begitu
Gejala Virus Hendra pada Manusia dan Cara Mencegahnya

Gejala Virus Hendra pada Manusia dan Cara Mencegahnya

Kita
Dikenal Punya Sengatan Berbisa, Bagaimana Kalajengking Kawin?

Dikenal Punya Sengatan Berbisa, Bagaimana Kalajengking Kawin?

Oh Begitu
7 Gejala Cacar Monyet dan Perbedaannya dengan Gejala Cacar

7 Gejala Cacar Monyet dan Perbedaannya dengan Gejala Cacar

Oh Begitu
Ketahui Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Usus, Penyakit yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal

Ketahui Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Usus, Penyakit yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal

Kita
Perkuat Informasi Maritim di Perairan Indonesia, BMKG Lepaskan Drifter dan Floats di Selat Makassar

Perkuat Informasi Maritim di Perairan Indonesia, BMKG Lepaskan Drifter dan Floats di Selat Makassar

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.