Peneliti Indonesia Buat Kartu Ucapan Tahun Baru Sekecil Virus Polio

Kompas.com - 31/12/2017, 19:17 WIB
kartu ucapan tahun baru terkecil di dunia dibuat oleh peneliti Indonesia (31/12/2017). kartu ucapan tahun baru terkecil di dunia dibuat oleh peneliti Indonesia (31/12/2017).
|
EditorResa Eka Ayu Sartika

KOMPAS.com - Setelah sebelumnya telah dibuat kartu Natal terkecil di dunia oleh National Physical Laboratory, Inggris, kini kartu ucapan tahun baru 2018 terkecil di dunia juga telah dibuat.

Kabar baiknya adalah, kartu ucapan tahun baru ini dibuat oleh para peneliti dari Indonesia.

Ukuran kartu ucapan tersebut hanya berukuran 25 mikrometer atau hanya sebesar virus polio. Virus polio sendiri merupakan virus dengan ukuran terkecil di dunia, jadi bisa dibayangkan sekecil apa ukuran kartu ucapan ini.

Kartu ucapan ini dibuat oleh para peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Pusat Penelitian (Puslit) Fisika di Laboratorium Focused Ion Beam (FIB).

Baca juga: Inikah Kartu Natal Terkecil di Dunia?

 

Dalam pernyataan pers yang dikirimkan kepada Kompas.com, Minggu (31/12/2017), pembuatan kartu ucapan ini menggunakan metode proses ukiran (engraving) di atas material wafer silikon. Metode tersebut memanfaatkan energi yang dihasilkan dari tembakan iom galium yang difokuskan.

Alat untuk membuat kartu ucapan ini sendiri yaitu Dual-Beam FIB. Saat ini, alat tersebut merupakan satu-satunya di Indonesia.

"Kami bertekad untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Ini adalah salah satu itikad kami para peneliti untuk mengenalkan teknologi terbaru yang Indonesia miliki kepada masyarakat luas," kata Dr Eni Sugiarti, peneliti dan pakar karakteristik nano material Puslit Fisika LIPI.

"Dengan adanya teknologi ini, diharapkan kualitas penelitian di Indonesia terus meningkat dan tidak kalah dengan negara-negara maju lainnya," ungkap Dr Rike Yudianti, kepala Puslit Fisika LIPI.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Jabodetabek, Ini Daftar Wilayahnya

Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Jabodetabek, Ini Daftar Wilayahnya

Oh Begitu
Mengapa Hujan Seharian Bisa Menyebabkan Bencana Banjir?

Mengapa Hujan Seharian Bisa Menyebabkan Bencana Banjir?

Fenomena
Tidur Tengkurap Membuat Pasien Covid-19 Terhindar dari Ventilator, Kok Bisa?

Tidur Tengkurap Membuat Pasien Covid-19 Terhindar dari Ventilator, Kok Bisa?

Oh Begitu
Gempa Hari Ini: M 5, 1 Guncang Pandeglang Terasa hingga Malingping

Gempa Hari Ini: M 5, 1 Guncang Pandeglang Terasa hingga Malingping

Fenomena
Terlalu Banyak Makan Makanan Manis Bisa Melemahkan Sistem Kekebalan, Kok Bisa?

Terlalu Banyak Makan Makanan Manis Bisa Melemahkan Sistem Kekebalan, Kok Bisa?

Oh Begitu
Ahli Sebut 140.000 Virus Baru Ditemukan di Usus Manusia

Ahli Sebut 140.000 Virus Baru Ditemukan di Usus Manusia

Oh Begitu
Kamasutra Satwa: Hewan Bonobo Lakukan Hubungan Sesama Jenis

Kamasutra Satwa: Hewan Bonobo Lakukan Hubungan Sesama Jenis

Oh Begitu
3 Misteri Alam Semesta Berpotensi dapat Nobel Prize, Jika Terpecahkan

3 Misteri Alam Semesta Berpotensi dapat Nobel Prize, Jika Terpecahkan

Fenomena
Di Bawah Sinar UV, Bulu Hewan Ini Menyala Seperti Lampu Disko

Di Bawah Sinar UV, Bulu Hewan Ini Menyala Seperti Lampu Disko

Oh Begitu
Viral Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Peneliti Sebut karena Kelainan Genetis

Viral Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Peneliti Sebut karena Kelainan Genetis

Oh Begitu
Siapa yang Boleh Donor Terapi Plasma Konvalesen? Ini Syarat Lengkapnya

Siapa yang Boleh Donor Terapi Plasma Konvalesen? Ini Syarat Lengkapnya

Kita
Sekali Suntik, Vaksin Johnson & Johnson Efektif Kurangi Risiko Covid-19

Sekali Suntik, Vaksin Johnson & Johnson Efektif Kurangi Risiko Covid-19

Fenomena
Jangan Minum Obat Pereda Nyeri Sebelum Divaksin Covid-19, Begini Penjelasan Ahli

Jangan Minum Obat Pereda Nyeri Sebelum Divaksin Covid-19, Begini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
Tingkat Imun Bisa Prediksikan Risiko Infeksi Covid-19 Gejala Berat

Tingkat Imun Bisa Prediksikan Risiko Infeksi Covid-19 Gejala Berat

Oh Begitu
Penemuan Kebetulan Microwave, Alat Masak Canggih di Akhir Perang Dunia

Penemuan Kebetulan Microwave, Alat Masak Canggih di Akhir Perang Dunia

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X